BERITA TERKINI
BSFF ke-9 Digelar di Balai Kota Among Tani, Wali Kota Batu Dorong Pendaftaran Merek dan Penguatan Ekosistem Kuliner

BSFF ke-9 Digelar di Balai Kota Among Tani, Wali Kota Batu Dorong Pendaftaran Merek dan Penguatan Ekosistem Kuliner

BATU—Wali Kota Batu Nurochman membuka gelaran Batu Street Food Festival (BSFF) ke-9 pada Kamis (17/9/2026). Festival kuliner tahunan ini digelar selama tiga hari di kawasan Balai Kota Among Tani dan menjadi salah satu agenda unggulan dalam rangkaian peringatan HUT Kota Batu.

Pembukaan BSFF #9 berlangsung meriah. Nurochman bersama Wakil Wali Kota Batu turut meramaikan acara dengan aksi live cooking di hadapan pengunjung, yang membuat suasana pembukaan lebih hidup dan interaktif.

Dalam kesempatan itu, Nurochman mendorong agar BSFF segera “naik kelas” dari sisi legalitas merek. Ia meminta panitia mendaftarkan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) melalui portal Online Single Submission (OSS) agar festival memiliki kekuatan hukum dan kepemilikan merek yang sah.

Menurut Nurochman, pendaftaran tersebut dinilai strategis untuk memperkuat perlindungan sekaligus memudahkan promosi BSFF sebagai ikon kuliner Kota Batu hingga tingkat nasional. “Tujuannya agar agenda tersebut memiliki kepemilikan merek yang kuat dan siap dipromosikan ke tingkat nasional,” tegasnya.

Ia juga menilai BSFF memiliki peran penting dalam peta jalan Kota Batu menuju jejaring internasional. Saat ini, Kota Batu tengah berupaya masuk dalam nominasi UNESCO Creative Cities Network (UCCN) bidang Gastronomi. Pemerintah Kota Batu disebut telah melakukan presentasi di Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) beberapa hari sebelumnya.

Nurochman menegaskan, ekosistem kuliner yang terbangun melalui BSFF menjadi modal dan bukti nyata kekuatan gastronomi Kota Batu. “Beberapa hari lalu kita baru saja presentasi di Kementerian Ekraf untuk nominasi Kota Kreatif bidang Gastronomi UCCN. Ekosistem kuliner seperti BSFF inilah yang memperkuat posisi Kota Batu di tingkat nasional dan dunia,” ujarnya.

BSFF tahun ini diinisiasi oleh Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu dan menghadirkan 40 tenant, terdiri atas 10 booth sponsor dan 30 booth kuliner berstandar hotel dan restoran berbintang. Ragam sajian yang ditampilkan mencakup kuliner tradisional, olahan hasil bumi Kota Batu, hingga menu modern fusion.

Nurochman turut mengapresiasi konsistensi PHRI Kota Batu yang menjaga keberlangsungan BSFF hingga memasuki edisi ke-9. Menurutnya, festival ini telah menunjukkan keberlanjutan sebagai agenda tahunan dan memberikan dampak ekonomi yang nyata.