BERITA TERKINI
Lima Tren Kecantikan Jadul yang Diprediksi Kembali Populer pada 2026

Lima Tren Kecantikan Jadul yang Diprediksi Kembali Populer pada 2026

Jakarta — Tren di dunia kecantikan kerap berputar. Gaya yang sempat dianggap ketinggalan zaman bisa kembali digemari pada periode tertentu, termasuk pada 2026. Sejumlah teknik dan produk dari dekade-dekade sebelumnya disebut muncul lagi dengan sentuhan yang lebih modern dan hasil yang dinilai relevan untuk kebutuhan saat ini.

Berikut lima tren kecantikan jadul yang diperkirakan kembali viral pada 2026.

1. Potongan rambut “blowout”

Setelah beberapa tahun tren rambut didominasi potongan bob rapi di satu sisi dan gaya super shaggy di sisi lain, pilihan yang lebih natural dan mudah dirawat disebut mulai menguat, salah satunya potongan “blowout”. Gaya ini populer pada 1990-an, identik dengan rambut berlapis (layer) yang dimulai di bawah dagu dan membingkai wajah. Potongan tersebut kerap dikaitkan dengan tampilan percaya diri dan anggun, sekaligus memberi kesan segar.

2. Rutinitas perawatan kulit yang sederhana

Tren perawatan kulit yang sebelumnya identik dengan banyak tahapan disebut mulai bergeser ke rutinitas yang lebih ringkas. Penggunaan terlalu banyak produk dinilai berisiko tidak diperlukan, dapat saling meniadakan efek, atau membuat kulit “stres” sehingga hasilnya tidak sesuai harapan. Karena itu, rutinitas yang efektif dan sederhana dianggap dapat menghemat waktu, tenaga, dan biaya. Produk multifungsi juga disebut menjadi pilihan untuk membantu memberikan kilau sehat dan meratakan warna kulit tanpa langkah yang rumit.

3. Lipstik semi-matte

Meski lip gloss tetap menjadi favorit selama dua dekade terakhir, lipstik dengan hasil akhir yang lebih natural disebut perlahan kembali diminati. Lipstik semi-matte berada di antara matte dan glossy: tidak terlalu mengilap, tetapi juga tidak sekering matte yang bisa membuat bibir tampak mengelupas. Warna yang disebut sedang tren cenderung mendekati warna bibir alami, seperti rose pink, dusty mauve, dan berry. Sapuan tipis dinilai sudah cukup untuk memberi tampilan yang rapi.

4. Cat kuku warna merah

Setelah manikur Prancis klasik kembali populer pada tahun lalu, tren kuku netral disebut mulai tersisih oleh pilihan yang lebih mencolok, yaitu cat kuku merah. Warna merah ceri tua kerap menjadi pilihan saat musim liburan, sementara merah klasik disebut sebagai warna yang menonjol untuk periode seperti Februari. Jika warna netral memberi kesan rapi, kuku merah sering diasosiasikan dengan tampilan yang lebih kuat dan percaya diri.

5. Bubuk perona pipi

Di tengah dominasi riasan berbasis cair yang mengubah banyak rutinitas makeup, bubuk perona pipi disebut tetap bertahan dan kembali menonjol. Tren pemakaian blush yang lebih tegas juga terlihat pada 2020-an, termasuk untuk memberi pernyataan meski riasan lainnya minimal. Perona pipi pada dasarnya ditujukan untuk menghadirkan kesan kulit sehat dan bercahaya. Selain itu, perona pipi bubuk disebut dapat membantu mengunci riasan sekaligus membentuk kontur area tulang pipi bagian atas, mengingatkan pada era ketika produk ini populer, seperti pada 1930-an dan 1980-an.