YOGYAKARTA—Lapas Narkotika Kelas IIA Yogyakarta menggelar rapat internal untuk memetakan proyeksi jumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sekaligus menyusun draf kalender menu siklus bahan makanan Tahun Anggaran 2027, Selasa (20/10/2026). Langkah ini dilakukan sebagai persiapan pengadaan bahan makanan bagi warga binaan.
Rapat diikuti Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pembantu PPK, Tim Pengelola Dapur atau Penyelenggara Bahan Makanan, serta Pengelola Urusan Keuangan. Pelibatan unsur terkait ditujukan untuk menyelaraskan perencanaan kebutuhan bahan makanan, mulai dari aspek jumlah penghuni, penyusunan menu, pengelolaan anggaran, hingga kesiapan proses pengadaan.
Salah satu agenda utama adalah pemetaan dan penetapan proyeksi rata-rata jumlah penghuni. Perhitungan ini menjadi dasar memperkirakan kebutuhan bahan makanan untuk Tahun Anggaran 2027 dengan mempertimbangkan tren mutasi dan populasi penghuni sebagai data dukung awal.
Pembahasan kemudian berfokus pada penyusunan draf kalender menu siklus bahan makanan, termasuk rancangan menu harian dengan siklus 10 hari. Penyusunan menu dilakukan dengan mempertimbangkan variasi hidangan dan pemenuhan standar mutu gizi berdasarkan rancangan yang disiapkan tim dapur.
Selain itu, rapat membahas sinkronisasi kebutuhan bahan makanan dengan alokasi anggaran belanja bahan makanan. Penyelarasan ini diperlukan agar perencanaan kebutuhan dapat disusun secara realistis, terukur, dan sesuai proyeksi pagu anggaran yang tersedia.
Peserta rapat juga menyinggung mitigasi teknis untuk mempersiapkan proses pengadaan melalui sistem e-purchasing. Kesiapan tersebut menjadi perhatian agar tahapan pengadaan dapat direncanakan berdasarkan kebutuhan riil dan ketentuan yang berlaku.
Melalui rapat internal ini, Lapas Narkotika Yogyakarta menargetkan perencanaan pengadaan bahan makanan Tahun Anggaran 2027 tersusun lebih terkoordinasi dan akuntabel. Proyeksi WBP, draf kalender menu siklus, serta sinkronisasi kebutuhan dan anggaran diharapkan menjadi landasan dalam mendukung layanan makanan bagi warga binaan secara terencana dan berkelanjutan.