BERITA TERKINI
Kemenekraf Dorong Hilirisasi Produk Lokal, Kuliner Masih Dominasi PDB Ekonomi Kreatif

Kemenekraf Dorong Hilirisasi Produk Lokal, Kuliner Masih Dominasi PDB Ekonomi Kreatif

Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) mendorong hilirisasi produk-produk lokal untuk memperkuat daya saing industri kreatif nasional di pasar global. Langkah ini ditujukan agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar bagi produk asing, tetapi mampu tampil sebagai pemain di tingkat global.

Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Kemenekraf, Yuke Sri Rahayu, mengatakan subsektor kuliner masih menjadi penyumbang terbesar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) ekonomi kreatif. Menurut dia, kontribusi kuliner mencapai sekitar 41,0 persen dari total PDB ekonomi kreatif.

Meski demikian, Yuke menilai industri kreatif di Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama dalam meningkatkan nilai tambah produk melalui proses hilirisasi. Ia menekankan penguatan hilirisasi penting untuk membangun merek-merek lokal yang mampu bersaing di tingkat regional maupun global.

“Karena kita tidak ingin Indonesia hanya menjadi pasar bagi merek asing, tapi kita juga harus menjadi pemain utama di tingkat regional maupun global dengan brand-brand yang kuat,” ujar Yuke dalam keterangannya, Kamis, 16 Juli 2026.

Dalam kesempatan yang sejalan dengan upaya penguatan ekonomi kreatif, CEO Rasa Group, Sherley Ruslie, menyampaikan pentingnya ruang kolaborasi yang dapat mendorong inovasi, pengembangan talenta, serta peningkatan daya saing industri food and beverage (F&B) Indonesia.

Sherley menyebut House of Rasa sebagai simbol transformasi Rasa Group dari perusahaan penyedia solusi bahan baku menjadi perusahaan yang membangun ekosistem pertumbuhan industri. Ia menilai, dengan kekayaan budaya kuliner yang besar, Indonesia memiliki potensi untuk menjadi pusat inovasi F&B di kawasan Asia.

Melalui House of Rasa, Sherley mengatakan pihaknya ingin berkontribusi mempercepat lahirnya inovasi lokal yang dapat bersaing secara global. “Kami ingin menghadirkan sebuah rumah bagi para inovator, pelanggan, mitra, komunitas, dan seluruh pelaku industri F&B, untuk bersama-sama menciptakan solusi yang lebih baik, membuka peluang baru, serta membawa inovasi Indonesia ke tingkat global,” ujarnya.