IDSurvey memperkuat upaya pencegahan stunting melalui Program SEHAT (Sinergi Edukasi Sehat untuk Anak Tumbuh Optimal) di Desa Nglarangan, Kecamatan Tretep, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program yang diumumkan pada 23 Oktober 2026 ini mengintegrasikan edukasi keluarga, pemeriksaan kesehatan anak, serta penguatan sumber pangan bergizi berbasis masyarakat.
Melalui pendekatan komunitas, program mendorong keluarga memahami pentingnya gizi dan pemantauan tumbuh kembang anak. Salah satu bentuk penguatan sumber pangan adalah pengembangan peternakan ayam petelur berbasis kader, yang ditujukan untuk mendukung ketersediaan protein hewani secara berkelanjutan bagi kelompok sasaran, terutama anak-anak dan ibu hamil.
Program SEHAT merupakan bagian dari IDS Skill Plus, salah satu program prioritas Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) IDSurvey. Inisiatif ini juga dikaitkan dengan dukungan terhadap Program Desa Berdaya yang menargetkan peningkatan kapasitas dan kemandirian masyarakat di desa binaan. Peluncuran program tersebut sekaligus menandai perjalanan lima tahun IDSurvey melalui tema “5 Tahun Bersinergi, Berkarya untuk Negeri”.
Chief Financial Officer (CFO) IDSurvey, Sinung Triwulandari, menyampaikan bahwa penguatan kapasitas keluarga menjadi kunci agar manfaat program dapat berlanjut. “Melalui Program SEHAT, kami ingin memperkuat kemampuan keluarga dalam memenuhi kebutuhan gizi, menerapkan pola asuh yang baik, dan memantau pertumbuhan anak secara berkala. Pendampingan kader dan pemanfaatan pangan lokal menjadi bagian penting agar manfaat program dapat berlanjut dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Sinung.
Pada tahap awal, Relawan Bakti IDSurvey untuk Indonesia (BISA) turut mendampingi sejumlah kegiatan kesehatan masyarakat. Kegiatan yang dilakukan meliputi skrining kesehatan, kunjungan rumah, wawancara, serta pemberian makanan tambahan (PMT) bagi anak. Rangkaian aktivitas ini ditujukan untuk mendukung pemenuhan gizi sekaligus membantu keluarga memantau tumbuh kembang anak.
IDSurvey merancang Program SEHAT berlangsung selama tiga tahun dengan fokus pada kesehatan keluarga dan pencegahan stunting. Tahap awal menitikberatkan peningkatan pengetahuan orang tua, penguatan peran kader, serta pembiasaan perilaku hidup sehat. Orang tua dijadwalkan mengikuti edukasi mengenai gizi seimbang, pola asuh, dan kesehatan anak, termasuk pelatihan pengolahan makanan tambahan bergizi dengan memanfaatkan bahan pangan lokal.
Untuk mendukung pemantauan pertumbuhan anak, program juga mencakup pemeriksaan kesehatan dan penyediaan perangkat antropometri agar kader dapat melakukan pengukuran secara berkala. Selain itu, kegiatan lain yang disebutkan meliputi praktik kesehatan lingkungan, edukasi kesehatan remaja, serta pendampingan kader guna membangun pendekatan kesehatan keluarga yang lebih menyeluruh.
IDSurvey menjadwalkan monitoring dan evaluasi tahap awal hingga Desember 2026. Evaluasi ini diarahkan untuk mendukung keberlanjutan program melalui integrasi edukasi, keterampilan pengolahan pangan, penyediaan sumber protein hewani, dan sarana pemantauan pertumbuhan.
Program SEHAT juga dikaitkan dengan dukungan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan 2 tentang Tanpa Kelaparan, tujuan 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera, serta tujuan 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Melalui kolaborasi antara perusahaan, keluarga, kader, dan masyarakat, IDSurvey menargetkan peningkatan kesadaran serta penguatan pemenuhan gizi untuk mendukung kesehatan anak.