Perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Pontianak disebut terus menunjukkan pertumbuhan yang pesat. Sejumlah usaha kuliner bermunculan, berangkat dari ide sederhana hingga menjadi peluang bisnis yang dinilai mampu memberi keuntungan sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Owner Serabi Solo dan Frozen Food Pontianak, Fera Herawati, mengatakan usaha yang ia jalankan bermula dari kegemarannya mencoba makanan dan bepergian. Dari aktivitas tersebut, ia mengaku mendapat banyak inspirasi kuliner yang kemudian dikembangkan menjadi usaha.
“Awal mula bisnis ini saya bangun karena dari hobi makan dan jalan-jalan, sehingga saya melihat banyak inspirasi kuliner yang kemudian saya kembangkan menjadi usaha,” ujar Fera dalam Obrolan UMKM Bicara RRI Sanggau, Senin, 18 Mei 2026.
Fera menilai perkembangan teknologi digital dan media sosial turut membantu pelaku UMKM memasarkan produk dengan jangkauan yang lebih luas dan efektif. Menurutnya, pemasaran digital juga memudahkan promosi serta memungkinkan pelaku usaha menjangkau konsumen tanpa harus mengeluarkan biaya besar pada tahap awal merintis usaha.
Ia menekankan, hobi yang disalurkan dengan baik dapat menjadi peluang usaha bernilai ekonomi apabila ditekuni secara serius dan dijalankan konsisten. Fera juga menyebut kreativitas, keberanian memulai usaha, serta kemauan untuk terus belajar sebagai modal penting agar bisnis dapat berkembang berkelanjutan.
Di sisi lain, Fera menyebut tantangan terbesar dalam usaha kuliner tidak hanya menjaga kualitas rasa, tetapi juga mempertahankan pelayanan dan kepercayaan pelanggan di tengah persaingan yang makin ketat. Kondisi tersebut, menurutnya, menuntut pelaku UMKM untuk terus berinovasi agar produk tetap diminati dan mampu mengikuti perkembangan pasar.
“Persaingan usaha saat ini menuntut pelaku UMKM untuk tetap konsisten menjaga kualitas sekaligus terus berkreasi agar produk yang ditawarkan mampu menarik minat konsumen, selain itu evaluasi produk dan pelayanan perlu dilakukan secara rutin agar usaha dapat terus berkembang sesuai kebutuhan pelanggan yang terus berubah,” ucapnya.
Selain dukungan konsumen, Fera menilai peran keluarga dan lingkungan sekitar menjadi faktor penting dalam perjalanan usahanya hingga saat ini. Ia berharap semakin banyak generasi muda di Pontianak yang berani memulai usaha dari hobi dan kemampuan yang dimiliki, sehingga dapat menciptakan peluang ekonomi baru secara mandiri.

