BERITA TERKINI
Disperindag Sulteng Siap Dukung Promosi Kuliner Daerah dengan Libatkan IKM

Disperindag Sulteng Siap Dukung Promosi Kuliner Daerah dengan Libatkan IKM

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Sulawesi Tengah menyatakan kesiapan mendukung kegiatan promosi kuliner daerah yang melibatkan Industri Kecil dan Menengah (IKM). Dukungan tersebut antara lain berupa penyediaan data pelaku usaha yang dapat dilibatkan dalam berbagai agenda promosi maupun pameran.

Kepala Disperindag Sulawesi Tengah, Richard Arnaldo, menjelaskan bahwa pembinaan sektor kuliner pada umumnya lebih banyak menjadi kewenangan Dinas Koperasi dan UMKM karena berkaitan langsung dengan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Meski demikian, Disperindag tetap membuka ruang dukungan untuk kegiatan promosi yang melibatkan IKM.

“Kalau kami Disperindag itu biasanya yang menjadi binaan kami itu IKM, kalau kuliner itu lebih banyak ke UMKM. Jadi UMKM itu lebih ke Dinas Koperasi dan UMKM,” kata Richard saat ditemui pada Selasa (2/6/2026).

Richard menyebut, selain data yang disiapkan Dinas Koperasi dan UMKM, Disperindag juga dapat menyediakan data pelaku IKM yang relevan untuk ikut serta dalam promosi kuliner. Ia menerangkan perbedaan UMKM dan IKM, terutama pada bentuk produk yang dihasilkan.

“Kalau UMKM kan langsung dinikmati, kuliner disajikan terus dinikmati. Kalau IKM itu kan di packaging, ada batas kadaluwarsa dan sebagainya. Itu bentuknya IKM,” ujarnya.

Menurut Richard, jumlah IKM di Sulawesi Tengah yang bergerak di sektor kuliner cukup banyak dan telah menghasilkan beragam produk olahan lokal. Disperindag, kata dia, siap membantu jika data pelaku IKM kuliner dibutuhkan untuk kegiatan promosi ataupun pameran. “Kalau memang dibutuhkan kami siap support data,” ucapnya.

Ia mencontohkan beberapa produk yang telah dipasarkan, seperti bawang goreng dan Sambarowa. Selain itu, terdapat pula inovasi produk kuliner lokal yang dikembangkan melalui lembaga pendidikan tinggi.

Richard menilai, berbagai produk olahan lokal tersebut berpotensi dilibatkan dalam kegiatan promosi maupun pameran untuk memperkenalkan potensi kuliner daerah kepada masyarakat yang lebih luas.