BERITA TERKINI
Delapan Street Food yang Banyak Dicari di Christmas Market Jerman

Delapan Street Food yang Banyak Dicari di Christmas Market Jerman

Menjelang Natal, banyak kota di Jerman membuka Christmas market yang menawarkan beragam jajanan khas musim dingin. Di antara berbagai pilihan, sejumlah street food berikut kerap menjadi incaran pengunjung karena mudah ditemukan dan identik dengan suasana pasar Natal.

1. Bratwurst
Sosis merupakan salah satu makanan khas Jerman yang dikenal dengan nama bratwurst. Selain disantap sehari-hari, bratwurst panggang juga disebut sebagai salah satu hidangan yang disajikan saat makan malam Natal. Di Christmas market, pengunjung bisa menemukan beragam variasi, mulai dari feuerwurst (sosis pedas), bratwurst ekstra panjang, hingga roti gulung isi sosis yang dikenal sebagai bratwurst mit brötchen. Harga per porsi umumnya berkisar €4 sampai €6, tergantung jenis dan kedainya.

2. Currywurst
Currywurst merupakan street food populer di Jerman dan tidak hanya hadir saat Natal. Hidangan ini pertama kali diciptakan oleh Herta Heuwer dari Berlin pada 1949. Meski namanya mengandung kata “curry”, menu ini pada dasarnya berupa sosis panggang yang dipotong-potong, lalu disajikan dengan saus tomat dan taburan bubuk kari. Beberapa kedai juga menyediakan bubuk cabai bagi yang menyukai rasa pedas.

3. Lángos
Berasal dari Hungaria, lángos juga banyak dijumpai di Jerman, terutama saat Christmas market berlangsung. Makanan ini berupa flat bread dengan aneka topping, seperti keju, ham, tomat, dan kentang. Untuk saus, pengunjung dapat memilih saus bawang putih atau krim asam. Selain versi gurih, tersedia pula versi manis dengan topping cokelat atau buah. Kisaran harganya €3 sampai €5, bergantung pada topping yang dipilih.

4. Gebrannte Mandeln
Salah satu jajanan yang paling populer di Christmas market adalah gebrannte mandeln, kacang panggang dengan campuran gula. Penjualnya tidak hanya ada di Jerman, tetapi juga di sejumlah negara Eropa Tengah dan Skandinavia. Meski jenis kacang bisa beragam, almond panggang menjadi yang paling umum. Selain versi klasik, ada pula varian rasa seperti cokelat hangat dan Oreo. Biasanya dijual per kantong 100 atau 200 gram dengan harga €4 sampai €6. Kedainya mudah dikenali dari aroma manis yang tercium dari kejauhan.

5. Heiße Maroni
Masih dari kategori kacang panggang, heiße maroni dibuat dari kastanye yang dipanggang, umumnya di atas wajan terbuka atau oven. Di musim dingin, kastanye panggang yang disajikan hangat menjadi favorit banyak orang.

6. Fruchtspieße
Jika Korea Selatan dan China dikenal dengan tanghulu, Jerman memiliki fruchtspieße. Buah-buahan ditusuk seperti sate, lalu disiram cokelat dan dibiarkan mengeras. Cokelat yang digunakan biasanya cokelat putih atau dark chocolate. Pilihan buahnya beragam, mulai dari stroberi, blueberry, hingga pisang dan apel. Di Christmas market, jajanan ini disebut menjadi favorit karena rasanya manis dan menyegarkan.

7. Stollen
Stollen merupakan kue Natal khas Jerman yang disebut pertama kali dibuat pada 1329 di Dresden. Teksturnya cenderung padat, berisi potongan buah kering, taburan kacang-kacangan, dan gula halus di bagian atas. Dalam catatan cerita yang beredar, stollen awalnya dibuat tanpa mentega karena larangan penggunaan mentega pada masa itu, sehingga teksturnya menjadi padat. Larangan tersebut disebut dicabut pada 1490 setelah seorang pangeran mengirimkan surat kepada Paus.

8. Lebkuchen
Lebkuchen adalah kue jahe yang menjadi jajanan khas Christmas market di Jerman. Variasinya beragam, mulai dari lebkuchen keras berbentuk hati dengan hiasan tulisan, hingga versi yang lebih lembut dengan campuran rempah-rempah. Ada pula yang dilapisi cokelat dan diberi almond di bagian atas. Di Jerman, lebkuchen disebut sebagai jajanan favorit anak-anak dan biasanya dijual dengan harga €0,5 sampai €1.

Dengan banyaknya Christmas market yang digelar di berbagai kota, pengunjung yang datang ke Jerman pada musim Natal memiliki banyak kesempatan untuk mencicipi ragam street food tersebut sambil menikmati suasana perayaan.