BERITA TERKINI
Daftar Makanan yang Direkomendasikan untuk Menu Harian Usai 50 Tahun, dari Salmon hingga Hati Sapi

Daftar Makanan yang Direkomendasikan untuk Menu Harian Usai 50 Tahun, dari Salmon hingga Hati Sapi

Memasuki usia 50 tahun, tubuh mengalami sejumlah perubahan, mulai dari komposisi otot hingga fungsi pencernaan. Karena itu, pola makan seimbang dengan asupan nutrisi yang memadai dinilai penting untuk membantu menjaga kesehatan tulang, otak, jantung, dan sistem pencernaan.

Dalam sebuah tayangan di kanal YouTube Dr. Eric Berg yang dikutip pada Minggu, 25 Oktober 2026, ia merekomendasikan sejumlah makanan yang bisa dimasukkan ke menu harian guna mendukung kebugaran dan kesehatan jangka panjang. Berikut beberapa di antaranya.

1. Salmon dan sarden
Salmon dan sarden disebut sebagai sumber protein dan asam lemak omega-3, terutama EPA dan DHA. Kandungan tersebut dikaitkan dengan dukungan terhadap fungsi otak dan kesehatan jantung. Konsumsi ikan secara teratur juga membantu memenuhi kebutuhan protein yang dibutuhkan untuk mempertahankan massa otot seiring bertambahnya usia.

Salmon dapat diolah dengan cara dipanggang atau dikukus. Sementara itu, sarden bisa dinikmati sebagai lauk maupun campuran salad. Bagi yang memiliki tekanan darah tinggi, disarankan memilih produk dengan kandungan garam yang tidak berlebihan.

2. Telur
Telur dinilai sebagai sumber protein berkualitas dan mengandung berbagai nutrisi, termasuk kolin. Kolin disebut berperan dalam fungsi otak, sistem saraf, serta metabolisme lemak di hati. Protein pada telur juga membantu memenuhi kebutuhan untuk mempertahankan massa otot, mengingat kemampuan membangun otot dapat menurun seiring bertambahnya usia.

Telur dapat diolah dengan cara direbus, dikukus, atau dibuat telur dadar dengan tambahan sayuran. Dr. Berg juga menyebut tidak harus memilih telur dengan label khusus untuk memperoleh manfaat nutrisinya, karena pola makan secara keseluruhan tetap menjadi faktor utama.

3. Hati sapi dan minyak hati ikan kod
Hati sapi disebut sebagai makanan padat nutrisi yang mengandung vitamin B12, zat besi, dan kolin. Nutrisi tersebut dikaitkan dengan dukungan terhadap pembentukan sel darah merah, fungsi saraf, serta berbagai proses metabolisme.

Sementara itu, minyak hati ikan kod dikenal mengandung vitamin A, vitamin D, dan asam lemak omega-3, meski komposisinya dapat berbeda tergantung produk. Minyak hati ikan kod juga ditegaskan berbeda dengan hati ikan kod utuh.