Bobobox memperluas jejak bisnis hospitality ke ranah kuliner melalui Nilagiri, restoran pertama di bawah Boboeatery yang berlokasi di Vila Riung Gunung, Puncak, Kabupaten Bogor. Kehadiran Nilagiri menggabungkan sejarah vila, cita rasa Indonesia, dan lanskap hijau Puncak untuk menghadirkan pengalaman bersantap yang menekankan hidangan sekaligus atmosfer tempat.
Peresmian Nilagiri turut dihadiri Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon. Dalam kesempatan itu, ia mengapresiasi upaya yang dinilai menghidupkan kembali Vila Riung Gunung sebagai bangunan bersejarah. Fadli Zon juga berharap restoran ini dapat memberi manfaat bagi masyarakat sekitar dan menarik lebih banyak wisatawan ke kawasan Puncak.
Pemilihan Vila Riung Gunung disebut merefleksikan sejarahnya sebagai tempat singgah sekaligus menjamu tamu. Co-Founder dan CEO Bobobox, Indra Gunawan, menyampaikan bahwa Nilagiri dirancang untuk meneruskan semangat keramahtamahan yang telah melekat pada vila tersebut, sekaligus memperkenalkannya kembali kepada lebih banyak orang.
Dengan mengusung tema A Historic Home of Indonesian Flavors, Nilagiri menempatkan kuliner Nusantara sebagai inti pengalaman bersantap melalui sajian yang akrab dalam kemasan modern. Sejumlah menu andalan yang ditawarkan antara lain Ayam Goreng Sambal Embe yang berbasis resep keluarga Head Chef, Ikan Goreng Sambal Aceh, serta panekuk yang terinspirasi dari es teler.
Pengalaman bersantap di Nilagiri juga diperkuat karakter Vila Riung Gunung, udara sejuk, dan lanskap Puncak yang diharapkan menghadirkan suasana rumah untuk menikmati hidangan sekaligus berkumpul.
Vila Riung Gunung sendiri memiliki rekam jejak panjang sebagai ruang hospitality. Bangunan ini disebut dibangun sekitar 1955–1957 di bawah arahan Soekarno dengan arsitek Soedarsono, dan pernah menjadi tempat singgah Soekarno. Pada 1960-an, vila tersebut bertransformasi menjadi Riung Gunung Coffee House.
Setelah lama berada dalam penggunaan privat, semangat menjamu tamu di lokasi itu kini dihidupkan kembali melalui Nilagiri yang memadukan sejarah tempat, kuliner Indonesia, dan pengalaman bersantap yang lebih kontemporer.