BERITA TERKINI
BIRU Paparkan Strategi Optimalkan Properti lewat Konsep “Double Deal” di Franchise & Property Talk 2025

BIRU Paparkan Strategi Optimalkan Properti lewat Konsep “Double Deal” di Franchise & Property Talk 2025

Pertanyaan klasik yang kerap dikaitkan dengan Robert T. Kiyosaki kembali mengemuka di tengah dinamika investasi: apakah aset bekerja menghasilkan pemasukan, atau justru pemiliknya yang terus bekerja untuk menanggung biaya aset tersebut. Di Indonesia, banyak pemilik properti dinilai masih menyimpan aset yang tidak produktif—tidak menghasilkan arus kas, namun tetap memerlukan biaya perawatan, pajak, serta menghadapi risiko kerusakan.

Dalam filosofi Kiyosaki, aset tidak semata diukur dari potensi kenaikan nilai, melainkan dari kemampuan menghasilkan arus kas. Berangkat dari gagasan itu, Franchise Depo Air Minum BIRU memperkenalkan konsep “Double Deal: Real Estate dan Franchise Retail”, yang menggabungkan optimalisasi properti dengan bisnis ritel berbasis kebutuhan primer.

Konsep tersebut akan dibahas dalam acara Franchise & Property Talk 2025 bertema “Ubah Properti Jadi Mesin Uang ala Robert T. Kiyosaki”, yang dijadwalkan berlangsung pada 6 Desember 2025 di Hotel Pullman Central Park Jakarta. Forum ini ditujukan bagi pemilik properti, calon investor, dan pelaku usaha yang ingin memahami cara memaksimalkan aset secara berkelanjutan.

BIRU menyebut telah beroperasi lebih dari 23 tahun dan memiliki lebih dari 820 gerai di 46 kota serta 15 provinsi. Perusahaan menilai bisnis berbasis kebutuhan primer seperti air minum memiliki ketahanan lebih tinggi terhadap resesi, perubahan tren, dan fluktuasi ekonomi. Stabilitas tersebut menjadi landasan dari konsep Double Deal yang ditawarkan.

Dalam model ini, dua unsur dipadukan: pertama, properti yang nilainya dapat meningkat seiring pertumbuhan ekonomi; kedua, arus kas harian dari operasional depo air minum. BIRU menyatakan operasional bisnisnya relatif sederhana, tidak memiliki risiko stok kedaluwarsa, tidak terpengaruh musim, dan melayani permintaan yang cenderung stabil.

Menurut BIRU, penggunaan properti sebagai lokasi usaha memberi manfaat ganda bagi pemilik aset, yakni potensi kenaikan nilai properti sekaligus pendapatan operasional harian. Selain itu, properti yang aktif digunakan sebagai tempat usaha dinilai lebih aman bagi lembaga keuangan, sehingga dapat membuka peluang lebih besar untuk memperoleh fasilitas kredit. Hal ini dikaitkan dengan prinsip “utang baik” yang sering dibahas Kiyosaki, yakni utang yang digunakan untuk menghasilkan pendapatan di masa mendatang.

BIRU juga menilai bahwa dalam kondisi ekonomi melemah, kebutuhan air minum cenderung tetap stabil. Karena itu, sektor ini disebut memiliki daya tahan saat krisis, dan ketika dikombinasikan dengan investasi properti dapat menjadi pilihan yang dinilai lebih rendah risiko bagi investor.

Rangkaian Franchise & Property Talk 2025 direncanakan berlangsung dalam format talkshow, sesi berbagi pengalaman, serta networking. Penyelenggara menyebut pendaftaran gratis tersedia untuk 100 peserta pertama, dan peserta berkesempatan memperoleh hadiah sepeda listrik E-Nine SE-95.