BERITA TERKINI
Astra Media Day 2025: Kinerja Semester I-2025 dan Arah Strategi Berkelanjutan Grup Astra

Astra Media Day 2025: Kinerja Semester I-2025 dan Arah Strategi Berkelanjutan Grup Astra

PT Astra International Tbk kembali menggelar Astra Media Day 2025 di Menara Astra, Jakarta. Agenda ini menjadi wadah bagi perusahaan-perusahaan di bawah Grup Astra untuk memaparkan kinerja semester I-2025 sekaligus strategi bisnis dari berbagai lini usaha, dengan tujuan memperkuat transparansi dan menjaga hubungan dengan media.

Dalam kegiatan tersebut, 13 perusahaan Grup Astra hadir menyampaikan perkembangan bisnisnya, yakni Astra International, Astra Otoparts, Astragraphia, United Tractors, Astra Agro Lestari, Isuzu Astra Motor Indonesia, Toyota Astra Motor, Astra Daihatsu Motor, Astra Digital Mobil, Astra Honda Motor, FIFGroup, Astra Infra, dan Astra Property.

PT Astra International Tbk (ASII) mencatat laba bersih konsolidasian Rp16 triliun pada semester I-2025, turun 4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara pendapatan konsolidasian mencapai Rp162,86 triliun, tumbuh 2% secara tahunan. Senior Analyst Corporate Investor Relations Astra, Mariam Sanad, menyebut penurunan kinerja dipengaruhi oleh bisnis jasa penambangan, pertambangan batu bara, dan penjualan mobil. Namun, sektor jasa keuangan, agribisnis, serta alat berat dan energi disebut tetap menopang kinerja.

Astra Otoparts melaporkan pendapatan Rp9,58 triliun pada semester I-2025, naik 4,2% dari tahun sebelumnya. Direktur Astra Otoparts, Sophie Handili, menyampaikan laba bersih turun 9,7% akibat faktor non-operasional, sementara profit inti tetap tumbuh 7,4%. Perusahaan juga memperkuat produksi komponen kendaraan listrik (EV), menghadirkan infrastruktur pengisian daya melalui Astra Auto Power dan merek Altro, serta memperluas jaringan ritel menjadi 617 outlet hingga Juni 2025. Selain itu, diversifikasi bisnis dilakukan ke sektor alat kesehatan, heavy equipment, dan perkeretaapian.

Dari sektor teknologi dan layanan dokumen, Direktur Astragraphia, Trivena Nalsalita, menyampaikan pendapatan perusahaan tumbuh 18% menjadi Rp1,5 triliun pada semester I-2025, dengan laba bersih naik 29%. Pertumbuhan tersebut didorong oleh kontribusi anak usaha AGIT yang berfokus pada layanan IT profesional. “Kontribusi AGIT meningkat signifikan, mendorong revenue dan laba bersih Astragraphia yang naik 29 persen,” ujar Trivena. Astragraphia juga mengembangkan solusi digital printing, document solution, serta managed services berbasis cloud bekerja sama dengan HPE dan Equinix. Di sisi keberlanjutan, perusahaan menyoroti langkah efisiensi energi, pengelolaan limbah, serta dukungan untuk UMKM dan pendidikan kejuruan.

PT United Tractors Tbk (UNTR) membukukan pendapatan bersih Rp68,5 triliun pada semester I-2025, naik 6% dibandingkan tahun sebelumnya. Namun laba bersih turun 15% menjadi Rp8,1 triliun yang dikaitkan dengan faktor cuaca dan harga batu bara. Finance Director UNTR, Vilihati Surya, mengungkap langkah strategis berupa akuisisi PT Arafura Surya Alam (ASA), perusahaan tambang emas di Sulawesi Utara, melalui anak usaha Danusa Tambang Nusantara (DTN).

PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) melaporkan laba bersih Rp702 miliar pada semester I-2025, tumbuh 40% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pendapatan naik 78,6% menjadi Rp14,44 triliun. Direktur AALI, Tingning Sukowignjo, menegaskan fokus perusahaan pada produktivitas melalui perawatan kebun dan program replanting yang menyerap 74% dari belanja modal tahun ini. Produksi crude palm oil (CPO) tercatat naik 14,1% menjadi 601 ribu ton. “Prioritas kami tahun ini adalah replanting dengan alokasi 74 persen belanja modal,” ujar Tingning.

PT Isuzu Astra Motor Indonesia turut memaparkan strategi “triple action” yang mengintegrasikan penjualan, layanan purna jual, dan produksi dengan standar kelas dunia. Communication Management Department Head Isuzu, Puti Anissa Moeloek, menyampaikan digitalisasi menjadi pilar penting, termasuk melalui aplikasi IsuzuLink yang membantu pelanggan memantau performa kendaraan dan layanan purna jual secara lebih efisien.

Keikutsertaan perusahaan-perusahaan dalam Astra Media Day 2025 memperlihatkan fokus Grup Astra pada penguatan kinerja lintas sektor—mulai dari otomotif, jasa keuangan, agribisnis, alat berat dan energi, hingga layanan digital. Selain memaparkan capaian semester I-2025, Grup Astra juga menekankan strategi jangka panjang yang mengedepankan inovasi teknologi, digitalisasi, serta upaya membangun bisnis yang adaptif dan berkelanjutan.