BERITA TERKINI
Almond Disebut Kacang Paling Sehat, Uji Sate Taichan Jaksel, hingga Resto Didenda karena Spanduk ‘Ada Babi’

Almond Disebut Kacang Paling Sehat, Uji Sate Taichan Jaksel, hingga Resto Didenda karena Spanduk ‘Ada Babi’

Tiga ahli gizi kompak menyebut almond sebagai jenis kacang yang paling sehat. Selain itu, ada ulasan perbandingan tiga sate taichan populer di Jakarta Selatan serta kabar restoran di Malaysia yang didenda setelah memasang spanduk bertuliskan “Got Pork, Got Lard” atau “Ada Babi, Ada Lemak Babi” tanpa izin.

Kacang-kacangan kerap dipilih sebagai camilan karena praktis, bergizi, dan serbaguna. Saat diminta menentukan jenis kacang paling sehat, tiga ahli gizi memiliki pilihan yang sama, yakni almond.

Ahli gizi Janelle Bober, MS, RDN, menilai almond unggul dari sisi nutrisi, fleksibilitas, dan kegunaan. Sementara Mara Burroughs, DCN, RD, menyebut almond sebagai favorit karena manfaat kesehatannya, termasuk kandungan protein nabati yang tinggi dan serat yang dapat membantu pencernaan. Almond juga disebut kaya lemak tak jenuh yang baik untuk kesehatan jantung.

Ahli gizi olahraga Roxana Ehsani, MSM RDM CSSD, LD, menambahkan kombinasi lemak, serat, dan protein pada almond dapat membuat rasa kenyang bertahan lebih lama dibandingkan kacang lain. Untuk mendapatkan manfaat tersebut, konsumsi yang disarankan adalah segenggam atau sekitar 28 gram per hari sebagai camilan.

Di sisi lain, sate taichan masih menjadi olahan sate yang digemari dan mudah ditemukan, termasuk di kawasan Jakarta Selatan. Tiga tempat yang dibandingkan adalah Sate Taichan Bang Yoyo, Sate Taichan Mampang Prapatan, dan Sate Taichan Goreng Tebet.

Masing-masing memiliki karakter rasa dan keunikan. Namun, dari perbandingan tersebut, Sate Taichan Bang Yoyo dinilai paling enak dan sepadan. Potongan ayamnya disebut berukuran besar, bertekstur lembut, juicy, dan berbumbu sedap, terutama saat dipadukan dengan sambal. Harganya tercatat Rp3.800 per tusuk untuk pemesanan melalui layanan ojek online.

Sementara itu, sebuah restoran di Petaling Jaya, Malaysia, menjadi sorotan setelah memasang spanduk bertuliskan “Got Pork, Got Lard” yang ditujukan untuk menginformasikan menu berbahan babi sebagai andalan. Spanduk tersebut kemudian diminta diturunkan setelah muncul keluhan dari masyarakat.

Otoritas setempat menjatuhkan denda kepada pihak restoran karena pemasangan spanduk dilakukan tanpa izin. Sebelum diturunkan, spanduk tersebut sempat ramai dibicarakan di media sosial dan menuai kritik, termasuk karena dianggap tidak sopan.

Disebutkan pula bahwa di Malaysia tidak ada undang-undang federal yang secara umum melarang pelaku usaha non-Muslim mengiklankan makanan berbahan dasar babi kepada konsumen. Adapun aturan terkait pelabelan halal menekankan agar pelaku usaha tidak memberikan keterangan yang menyesatkan konsumen, termasuk dalam konteks makanan yang tidak halal dianggap halal.