BERITA TERKINI
7 Rekomendasi Street Food Kuliner Malam di Jakarta yang Ramah Kantong

7 Rekomendasi Street Food Kuliner Malam di Jakarta yang Ramah Kantong

Jakarta pada malam hari justru kian hidup, terutama di titik-titik kuliner pinggir jalan yang dipenuhi aroma masakan. Bagi warga maupun pendatang yang mencari makanan mengenyangkan dengan bujet terbatas, street food bisa menjadi pilihan tanpa harus masuk ke pusat perbelanjaan.

Berikut tujuh rekomendasi kuliner malam street food di Jakarta yang bisa dicoba.

1. Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih
Nasi goreng kambing ini dikenal sebagai salah satu kuliner legendaris yang telah ada sejak 1958. Cita rasanya menonjol lewat aroma rempah yang kuat dan khas. Proses memasaknya dilakukan di wajan berukuran besar, dengan potongan daging kambing yang disebut empuk dan tidak berbau prengus. Suasana makan di tempat ini juga kerap menjadi daya tarik tersendiri karena pengunjung bisa melihat kesibukan koki saat meracik pesanan.

2. Gultik (Gulai Tikungan) Blok M
Di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, ada gulai tikungan atau “gultik” yang dinamai demikian karena banyak penjual berjualan di area tikungan jalan. Porsinya cenderung kecil, namun dikenal gurih. Harganya juga disebut bersahabat, sehingga pembeli kerap menambah porsi lebih dari satu piring.

3. Sate Padang Ajo Ramon
Bagi pencinta rasa pedas dan hangat, Sate Padang Ajo Ramon di area Senopati atau Pasar Santa menjadi salah satu pilihan. Sate disajikan dengan kuah kental berempah, dipadukan dengan pilihan sate lidah atau daging. Taburan bawang goreng yang melimpah menambah tekstur pada sajian ini.

4. Bubur Ayam Barito
Bubur ayam tak hanya identik dengan menu sarapan. Di Barito, bubur ayam menjadi salah satu incaran kuliner malam. Ciri yang disebut membedakan adalah teksturnya yang lembut, disajikan dengan topping telur setengah matang, serta tambahan cheese sticks sebagai pengganti kerupuk.

5. Seafood 68 Santa
Pilihan lainnya adalah seafood kaki lima, salah satunya Seafood 68 di daerah Melawai/Santa. Menu yang tersedia antara lain kepiting, udang, hingga kerang bambu. Salah satu bumbu yang disebut menonjol adalah saus padang, dan tempat ini kerap dipilih untuk makan bersama di bawah tenda.

6. Martabak Pecenongan
Kawasan Pecenongan dikenal sebagai salah satu pusat martabak di Jakarta. Pengunjung dapat menemukan martabak manis (terang bulan) dengan beragam topping, maupun martabak telur yang tebal dan gurih. Menu ini kerap menjadi pilihan camilan malam.

7. Nasi Uduk Kebon Kacang
Nasi uduk Kebon Kacang dikenal sebagai kuliner ikonik Jakarta. Nasi uduk ini dibungkus daun pisang berbentuk kerucut kecil, dengan aroma santan yang kuat. Umumnya disajikan bersama lauk seperti ayam goreng kampung, paru goreng, dan sambal kacang khas. Karena porsinya kecil, pembeli kerap membeli beberapa bungkus sekaligus.

Ragam kuliner malam di Jakarta menunjukkan bagaimana jajanan pinggir jalan tetap menjadi pilihan banyak orang untuk mengisi perut, terutama saat malam kian larut.