Menikmati jajanan kaki lima khas Tokyo kini bisa dilakukan di Yogyakarta. Melalui kampanye kuliner bertajuk 60 Seconds to Tokyo, tujuh hotel jaringan Archipelago di kota ini menghadirkan pengalaman menyantap street food Jepang dengan cita rasa dan suasana bertema Negeri Sakura yang berlangsung mulai Juli hingga 31 Desember 2026.
Program ini merupakan bagian dari Archipelago Global Flavours Series. Setelah sebelumnya mengangkat pengalaman kuliner Korea lewat 60 Seconds to Seoul, kali ini Tokyo menjadi inspirasi utama melalui ragam menu yang diklaim tetap mempertahankan karakter autentik kuliner Jepang, namun disesuaikan dengan selera masyarakat Indonesia.
Kampanye tersebut digelar serentak di Harper Malioboro Yogyakarta, The Alana Hotel & Conference Center Malioboro, The Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center, Royal Malioboro by Aston, Aston Gejayan Yogyakarta Hotel & Conference Center, Hotel Neo Malioboro, dan favehotel Malioboro.
Penyelenggara menyebut meningkatnya minat masyarakat Indonesia terhadap budaya dan kuliner Jepang menjadi salah satu latar belakang program ini. Berdasarkan SiteMinder Changing Traveller Report 2025, Jepang menjadi destinasi luar negeri paling diminati wisatawan Indonesia dengan dipilih oleh 33 persen responden. Sementara data Japan National Tourism Organization (JNTO) mencatat kunjungan wisatawan Indonesia ke Jepang sepanjang Januari–November 2025 mencapai 558.900 orang, naik 26,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Dalam konsep Japanese Street Food, tim Food & Beverage dari ketujuh hotel menyiapkan 10 menu signature yang merepresentasikan cita rasa jalanan Tokyo. Daftar menu tersebut meliputi Chicken Kamikaze, Chicken Katsu Sando, Chicken Yakitori, Grilled Chicken Breast with Koji Sauce, Hambagu, Prawn Tempura Nori Taco, Takoyaki, Wagyu Burger, Yakimeshi Fried Rice, serta Menchi Katsu.
Selain menu utama, tersedia dua pilihan dessert, yakni Kuromitsu Matcha Puff dan Japanese Cotton Cheesecake. Adapun minuman signature yang disajikan terdiri dari Shizuku Matcha Cooler, Shiso-Basil Berry, Sakura Sunset, dan Hojicha Latte.
General Manager Harper Malioboro Yogyakarta, Wawan Eja Sukmawan, mengatakan program ini tidak hanya berfokus pada sajian, tetapi juga pengalaman bersantap secara menyeluruh. “Melalui 60 Seconds to Tokyo, kami ingin menghadirkan pengalaman kuliner yang membawa para tamu seolah berada di tengah suasana jalanan Tokyo. Tidak hanya menyajikan hidangan khas Jepang yang autentik, kami juga ingin menciptakan momen bersantap yang berkesan melalui perpaduan cita rasa, suasana, dan berbagai aktivitas bertema Jepang,” ujarnya.
Dalam kampanye ini, dua karakter bernama Ren dan Reina diperkenalkan sebagai wajah program. Ren digambarkan berdarah Indonesia-Jepang, sementara Reina adalah perempuan Jepang yang menetap di Indonesia. Keduanya menjadi simbol perpaduan budaya melalui ketertarikan pada street food Jepang.
Selama periode program hingga 31 Desember 2026, masing-masing hotel juga dijadwalkan menggelar berbagai event activation bertema Jepang, mulai dari workshop, cooking class, hingga aktivitas interaktif lainnya. Setiap hotel disebut akan memiliki agenda berbeda, sehingga pengunjung dapat menemukan pengalaman yang bervariasi di tiap lokasi.

