BERITA TERKINI
Tren Waralaba Diminati Anak Muda, Tawarkan Sistem Siap Jalan hingga Ragam Sektor Usaha

Tren Waralaba Diminati Anak Muda, Tawarkan Sistem Siap Jalan hingga Ragam Sektor Usaha

Bisnis franchise atau waralaba kian menjadi pilihan usaha yang diminati generasi muda Indonesia. Model ini dinilai menawarkan jalan masuk yang lebih praktis ke dunia kewirausahaan karena pelaku usaha tidak perlu membangun bisnis dari nol.

Dalam sistem waralaba, pelaku usaha mendapatkan dukungan berupa standar operasional prosedur (SOP), pelatihan, strategi pemasaran, hingga bantuan operasional. Ketua Umum Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (WALI), Levita Ginting Supit, menilai franchise dan lisensi dapat menjadi solusi di tengah dinamika ekonomi karena menghadirkan efisiensi dan stabilitas usaha.

Kecenderungan anak muda memilih model usaha yang efisien dan siap dijalankan juga menjadi salah satu pendorong. Burang Riyadi dari Franchise Academy Indonesia menyebut sistem franchise menarik bagi generasi muda karena memberi kesempatan untuk langsung terjun dan belajar di lapangan dengan pendampingan yang memadai.

Minat terhadap waralaba tidak hanya terfokus pada sektor makanan dan minuman (food and beverage/F&B). Sejumlah bidang lain juga mulai dilirik, mulai dari makanan dan minuman kekinian seperti kopi, minuman boba, serta camilan populer, hingga snack dan kuliner modern seperti dessert, bakso modern, dan fried chicken berkonsep kekinian. Di luar F&B, beberapa pilihan yang disebut diminati antara lain jasa digital printing, layanan berbasis lingkungan, laundry, serta jasa servis gadget.

Dari sisi kebutuhan modal, nilai investasi waralaba bervariasi, mulai dari puluhan juta rupiah hingga di atas Rp100 juta. Meski begitu, skema ini tetap dinilai lebih mudah dibandingkan merintis usaha secara mandiri karena sistemnya sudah terbangun.

Perkembangan bisnis waralaba juga didukung regulasi pemerintah. Salah satunya melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 35 Tahun 2024 tentang Waralaba, yang mengatur persyaratan agar usaha waralaba memiliki sistem terstandarisasi dan telah teruji. Aturan ini diharapkan memberi perlindungan dan rasa aman bagi investor, termasuk generasi muda.

Namun, peluang tersebut tetap disertai tantangan. Calon pelaku usaha perlu mencermati kredibilitas franchisor, memahami isi kontrak kerja sama, serta mengelola keuangan dan operasional secara profesional agar usaha dapat berjalan berkelanjutan dan berkembang.

Dengan dukungan sistem yang sudah teruji, pendampingan operasional, pilihan sektor yang beragam, serta adanya regulasi, waralaba dinilai tetap relevan sebagai model usaha masa kini bagi generasi muda yang ingin belajar dan berkembang sebagai wirausahawan.