BERITA TERKINI
Tren Minuman Rendah Gula Menguat, Industri Bersiap Hadapi Rencana Cukai MBDK 2026

Tren Minuman Rendah Gula Menguat, Industri Bersiap Hadapi Rencana Cukai MBDK 2026

Industri minuman bersiap menghadapi perubahan struktural seiring rencana penerapan cukai minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) yang ditargetkan mulai berlaku pada 2026. Di tengah penyesuaian kebijakan tersebut, pelaku usaha menilai pergeseran tren konsumen ke produk rendah gula dapat menjadi peluang untuk mempercepat reformulasi dan inovasi.

Sub Regional Leader Indonesia Nourish Business International Flavors & Fragrances Inc (IFF) Dessy Arfianni menyebut perubahan perilaku pembelian minuman semakin terlihat sepanjang 2025. Berdasarkan studi lanskap minuman yang dilakukan IFF, terjadi pergeseran nyata menuju minuman dengan klaim “less sugar” dan “no added sugar”.

Menurut Dessy, tren tersebut paling menonjol di beberapa kategori, seperti sports drink, kopi 3-in-1, dan air berperisa. Ia menyampaikan temuan itu dalam keterangan tertulis pada Selasa (25/11/2025).

IFF juga mengidentifikasi dua ruang pertumbuhan utama di pasar Indonesia, yaitu “Energy Boosting” dan “Convenient Indulgence”. Dessy menjelaskan, konsumen kini mencari keseimbangan antara kebutuhan akan minuman yang memberi energi dan menyegarkan, dengan kadar gula yang lebih rendah serta formulasi yang dinilai lebih bersih.

Di sisi lain, ia menambahkan, konsumen tetap mengharapkan cita rasa yang familiar dan memuaskan. Kondisi tersebut dinilai membuka peluang bagi produsen untuk menyesuaikan produk tanpa mengorbankan preferensi rasa.

Dalam konteks rencana cukai MBDK, penyesuaian regulasi dipandang memberi ruang bagi produsen untuk mempersiapkan langkah sejak dini. Dessy menilai reformulasi dapat membantu merek memperkuat posisi di tengah meningkatnya perhatian konsumen terhadap aspek kesehatan.