Banh mi Vietnam kembali menjadi perbincangan di media sosial setelah muncul serangkaian video turis asing yang merekam diri mereka menikmati sandwich tersebut di dekat gerobak makanan jalanan. Dalam banyak unggahan, para turis terlihat memegang baguette yang baru disajikan, menggigitnya, lalu bergoyang mengikuti irama lagu “Stand by Me”. Video-video sederhana ini turut mengubah banh mi—makanan jalanan yang sudah akrab di Vietnam—menjadi fenomena viral.
Salah satu pemicu yang dianggap menghibur oleh warganet adalah bagian refrain lagu “Stand by Me”. Pelafalan frasa itu terdengar mirip dengan “stand banh mi”, sehingga memunculkan permainan kata spontan yang cepat menyebar dan kemudian diadopsi banyak kreator konten.
Di antara unggahan yang ramai dibicarakan, sebuah video TikTok berjudul “Kami suka banh mi” dari seorang turis asing disebut menarik puluhan ribu interaksi. Sejumlah video lain juga meraih jutaan penonton dan ratusan ribu tanda suka, dengan komentar dari wisatawan seperti menyebut banh mi sebagai sarapan favorit atau mengaku bisa memakannya sepanjang hari dan merindukan Vietnam.
Menariknya, tren ini tidak bergantung pada konsep video yang rumit. Mayoritas konten hanya menampilkan momen sehari-hari: berdiri di pinggir jalan, memegang roti yang panas dan renyah, menggigitnya, lalu tertawa. Kesederhanaan tersebut dinilai menjadi salah satu alasan mengapa tren banh mi cepat menyebar.
Dari Hanoi dan Da Nang hingga Kota Ho Chi Minh, gambar warung banh mi pinggir jalan semakin sering muncul di linimasa media sosial internasional. Bagi banyak wisatawan muda, banh mi kini bukan sekadar makanan jalanan yang familiar, melainkan juga pengalaman yang dianggap “wajib dicoba” saat berkunjung ke Vietnam.
Popularitas itu juga terlihat dari terbentuknya komunitas daring. Grup Facebook Vietnamese Banh Mi Appreciation Society tercatat memiliki lebih dari 200.000 anggota—sebagian besar warga asing—yang berbagi ulasan, memberi peringkat, serta mencari rekomendasi tempat makan banh mi di Vietnam.
Selain faktor rasa, sebagian orang menilai suasana “warung banh mi” ikut memberi daya tarik tersendiri: kursi plastik kecil di trotoar, lalu lintas yang padat, dan pemandangan roti yang baru dipanggang menjadi elemen yang membuat pengunjung merasakan ritme kehidupan lokal secara lebih dekat.
Di luar media sosial, banh mi juga kerap masuk dalam daftar makanan jalanan terbaik dunia yang disusun sejumlah situs dan media kuliner internasional seperti TasteAtlas dan CNN. Kata “banh mi” pun disebut telah muncul di berbagai kamus internasional sebagai kata benda yang merujuk pada sandwich khas Vietnam.

