Tren fotografi vintage kembali menguat di kalangan Generasi Z. Jika sebelumnya foto blur, grainy, atau hasil flash yang berlebihan kerap dianggap sebagai kegagalan, kini justru menjadi gaya visual yang banyak dicari dan ramai beredar di media sosial, termasuk TikTok.
Untuk mendapatkan nuansa tersebut, kamera analog dan digicam retro kembali diminati karena dinilai mampu menghadirkan kesan nostalgic, aesthetic, dan lebih autentik. Tren ini terlihat dari meningkatnya penggunaan kamera vintage untuk mengabadikan momen sehari-hari, mulai dari hangout, konser, traveling, hingga mirror selfie yang identik dengan era 2000-an.
Platform e-commerce Shopee mencatat adanya peningkatan minat terhadap kamera vintage. Menurut Shopee, tren ini muncul seiring pergeseran selera visual generasi muda yang mulai meninggalkan estetika foto yang terlalu sempurna dan beralih pada hasil yang lebih natural serta terasa memiliki cerita.
Dalam tren yang berkembang saat ini, Gen Z disebut menyukai foto dengan efek blur, low light, hingga overexposed flash karena dianggap lebih hidup dan emosional. Karakter visual dari kamera analog maupun digicam juga dinilai memberi sentuhan artistik yang sulit ditiru oleh kamera smartphone modern.
Kamera analog dikenal menghadirkan tone warna khas dan grain alami dari roll film yang memberi nuansa dreamy. Sementara itu, digicam menghadirkan kesan Y2K dengan hasil yang cenderung sedikit blurry serta flash yang tajam—gaya yang kembali populer di TikTok dan Instagram.
Senior Director of Business Development Shopee Indonesia, Adi Rahardja, mengatakan tren kamera vintage berkembang karena anak muda ingin menciptakan momen yang lebih personal dan berkarakter. “Tren foto kamera vintage lagi jadi salah satu cara bagi generasi muda untuk ciptakan momen terasa lebih punya karakter. Kami melihat tren ini hadir karena adanya keinginan untuk mencari cara yang lebih personal dalam mengabadikan momen,” ujar Adi Rahardja.
Ia menambahkan, daya tarik tren ini tidak hanya pada hasil foto, tetapi juga pada pengalaman di balik prosesnya—mulai dari memilih kamera, menentukan konsep, hingga melihat bagaimana setiap foto memiliki warna, mood, dan cerita yang berbeda.
Shopee juga menilai kebutuhan fotografi vintage kini semakin mudah ditemukan, mulai dari kamera analog, digicam, aksesori fotografi, hingga item fashion pendukung untuk membangun konsep konten media sosial yang estetik.
Selain itu, Shopee membagikan sejumlah tips yang disebut banyak digunakan Gen Z agar hasil foto vintage terlihat lebih menarik dan Instagramable, sebagaimana disampaikan dalam keterangan resminya pada Jumat (15/5/2026).

