BERITA TERKINI
Tren Diet Tinggi Protein Makin Populer, Pakar Ingatkan Risiko Jika Tanpa Nutrisi Seimbang

Tren Diet Tinggi Protein Makin Populer, Pakar Ingatkan Risiko Jika Tanpa Nutrisi Seimbang

Tren diet yang menekankan konsumsi sumber protein saja kian populer, terutama di kalangan pegiat kebugaran dan mereka yang mengejar penurunan berat badan secara cepat. Metode ini kerap diklaim efektif membantu menurunkan berat badan dalam waktu singkat.

Namun, pakar gizi mengingatkan bahwa pola makan ekstrem berbasis protein tanpa variasi nutrisi lain dapat menimbulkan risiko bagi kesehatan jangka panjang. Diet yang mengandalkan satu jenis nutrisi dinilai tidak sejalan dengan kebutuhan tubuh yang memerlukan asupan beragam.

Studi terbaru yang dimuat dalam Journal of Nutrition (2024) menunjukkan konsumsi protein tinggi memang dapat meningkatkan rasa kenyang dan mempercepat pembakaran kalori. Meski begitu, jika tidak diimbangi dengan karbohidrat dan lemak sehat, tubuh berisiko mengalami gangguan metabolisme, konstipasi, serta kelelahan kronis.

Dalam kajian tersebut, tubuh tetap membutuhkan karbohidrat sebagai sumber energi utama, sementara lemak sehat diperlukan untuk mendukung fungsi hormon. Ketidakseimbangan asupan dapat mengganggu berbagai proses tubuh yang bergantung pada kecukupan energi dan fungsi hormonal.

Para ahli gizi juga menyoroti potensi beban pada ginjal dan hati akibat diet protein ekstrem, terutama bagi orang yang memiliki riwayat penyakit metabolik. Karena itu, pendekatan ini tidak direkomendasikan untuk dijalankan dalam jangka panjang.

Diet sehat dinilai seharusnya mengedepankan keseimbangan: protein untuk mendukung otot, karbohidrat kompleks untuk energi, serta lemak sehat untuk menjaga hormon dan fungsi seluler. Meski demikian, pendekatan berbasis protein tetap dapat bermanfaat bila diterapkan secara bijak, termasuk dengan memilih sumber protein berkualitas seperti ikan, ayam tanpa kulit, kacang-kacangan, dan produk susu rendah lemak, sambil tetap memenuhi kebutuhan nutrisi lainnya.

Para ahli menegaskan, kunci keberhasilan penurunan berat badan bukan sekadar mengandalkan satu jenis nutrisi, melainkan menerapkan pola makan seimbang, berolahraga secara teratur, dan mengatur porsi makan.