BERITA TERKINI
Ratusan Warga Desa Linggawangi Tasikmalaya Berunjuk Rasa, Tuntut Kepala Desa Mundur

Ratusan Warga Desa Linggawangi Tasikmalaya Berunjuk Rasa, Tuntut Kepala Desa Mundur

Lebih dari seratus warga Desa Linggawangi, Kecamatan Leuwisari, Kabupaten Tasikmalaya, menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor desa pada Senin, 4 Mei 2026. Massa menuntut Kepala Desa Linggawangi, Budi Rachman, mundur dari jabatannya.

Aksi tersebut diikuti warga dari lima kampung, yakni Kampung Bolodog, Sindangraja, Kalieung, Parigi, dan Tegalmunding. Massa terdiri dari berbagai kelompok usia dan gender, termasuk orang tua dan pemuda.

Di lokasi, aksi dikawal puluhan personel kepolisian dari Polsek Leuwisari dengan bantuan dari Polres Tasikmalaya. Massa mulai berdatangan sekitar pukul 11.00 WIB dan situasi awalnya berlangsung kondusif.

Namun, suasana sempat menghangat sekitar pukul 13.00 WIB. Hal itu terjadi setelah perwakilan warga menyampaikan aspirasi dalam audiensi di aula desa bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Linggawangi, tetapi belum menghasilkan keputusan sesuai harapan warga. Massa yang berada di luar kantor desa tetap meneriakkan tuntutan agar kepala desa mengundurkan diri.

Situasi kemudian kembali kondusif setelah petugas kepolisian, dibantu aparat TNI dari Koramil Leuwisari, melakukan pendekatan secara humanis.

Ketua BPD Linggawangi, Sihabudin, menyatakan pihaknya siap menampung aspirasi warga dan menindaklanjutinya kepada Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya melalui Pemerintah Kecamatan Leuwisari. Menurutnya, aspirasi tersebut perlu dilengkapi dengan alat bukti, termasuk pernyataan keinginan warga agar kepala desa mundur serta hal-hal pendukung lainnya.

Ketika ditanya alasan tuntutan warga, Sihabudin menyebut kemungkinan warga menilai kepala desa tidak mampu memimpin dan terdapat dugaan pelanggaran etika. Ia tidak merinci dugaan pelanggaran etika tersebut.

Sihabudin juga berharap situasi di Desa Linggawangi tetap kondusif. Ia meminta warga mempercayakan penanganan aspirasi kepada koordinator lapangan di masing-masing kampung serta pihak BPD.