BERITA TERKINI
Ratusan Mahasiswa Demo Balekota Tasikmalaya Jelang HUT ke-25, Desak Evaluasi Wali Kota, DPRD, dan Kapolres

Ratusan Mahasiswa Demo Balekota Tasikmalaya Jelang HUT ke-25, Desak Evaluasi Wali Kota, DPRD, dan Kapolres

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus menggelar unjuk rasa di halaman Balekota Tasikmalaya, Jumat, 16 Oktober 2026. Aksi ini berlangsung menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Kota Tasikmalaya, dengan tuntutan utama evaluasi terhadap kinerja Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan, DPRD Kota Tasikmalaya, hingga Kapolres.

Situasi sempat memanas ketika massa berupaya memasuki area Balekota namun dihadang barikade aparat kepolisian. Sejumlah peserta terlihat melompati pagar tembok, sementara ban dibakar di depan pintu masuk utama sebagai bentuk protes.

Ketegangan berlanjut dengan aksi saling dorong antara peserta unjuk rasa dan petugas pengamanan. Di tengah desak-desakan tersebut, sebuah meja kaca di area lobi Balekota dilaporkan pecah.

Dalam orasinya, massa menilai kinerja Pemerintah Kota Tasikmalaya selama dua tahun kepemimpinan Viman Alfarizi Ramadhan belum menunjukkan hasil signifikan. Mereka juga menyoroti sejumlah program pemerintah yang dinilai belum memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Selain menuntut evaluasi terhadap wali kota, massa juga mendesak DPRD Kota Tasikmalaya dan Kapolres untuk turut dievaluasi. Mereka bahkan menyuarakan tuntutan pemberhentian atau pemakzulan terhadap sejumlah pejabat tersebut.

Sejumlah persoalan yang disoroti dalam aksi itu meliputi kemiskinan, pengangguran, kondisi infrastruktur, serta kebersihan kota. Massa juga mempertanyakan realisasi janji-janji kampanye yang dinilai belum terpenuhi. Atas berbagai persoalan tersebut, Cipayung Plus meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja eksekutif dan legislatif di Kota Tasikmalaya.

Massa juga menyatakan tidak akan membubarkan diri dan berencana menghalangi pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-25 Kota Tasikmalaya yang dijadwalkan berlangsung Sabtu, 17 Oktober 2026 di halaman Balekota.

Hingga berita ini ditulis, peserta aksi masih bertahan di halaman Balekota untuk menunggu kehadiran Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan. Mereka berharap wali kota menemui massa dan memberikan penjelasan langsung atas tuntutan yang disampaikan.

Sementara itu, aparat kepolisian dari Polres Tasikmalaya Kota tetap bersiaga untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama aksi berlangsung. Petugas juga mengimbau peserta agar menyampaikan aspirasi secara damai serta menghindari tindakan yang berpotensi menimbulkan kerugian.