BERITA TERKINI
Program GEMARI Tim KKNT IPB Dorong Keluarga Terapkan Gizi Seimbang di Desa Wotan

Program GEMARI Tim KKNT IPB Dorong Keluarga Terapkan Gizi Seimbang di Desa Wotan

Pemenuhan gizi keluarga tidak hanya ditentukan oleh banyaknya makanan yang dikonsumsi, tetapi juga oleh jenis dan porsi yang disajikan setiap hari. Di tengah beragamnya pilihan makanan, pemahaman mengenai pola makan yang beragam dan seimbang dinilai penting agar kebutuhan gizi keluarga, terutama anak, dapat terpenuhi dengan baik.

Berangkat dari kebutuhan tersebut, tim KKNT IPB University PONOROGOKAB10 menjalankan program GEMARI (Gerakan Makan Bergizi dengan Isi Piringku) sebagai upaya edukasi gizi kepada masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan bersamaan dengan pemeriksaan posyandu rutin di Dukuh Krajan, Desa Wotan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, sehingga penyampaian informasi dapat dilakukan langsung kepada warga yang hadir, khususnya ibu dan anak.

Melalui GEMARI, masyarakat diajak memahami konsep gizi seimbang dengan menerapkan pedoman Isi Piringku dalam kehidupan sehari-hari. Dalam sosialisasi, peserta diingatkan untuk memperhatikan keberagaman makanan dan porsi dalam satu kali makan, yang mencakup kelompok karbohidrat, protein, sayur, dan buah sesuai proporsi yang dianjurkan.

Edukasi juga menekankan bahwa makanan bergizi tidak selalu harus mahal atau sulit didapat. Warga didorong memanfaatkan bahan pangan yang tersedia di sekitar dan yang biasa dikonsumsi sehari-hari, dengan tetap memperhatikan variasi dan porsinya. Selain soal makanan, materi turut memuat pentingnya kebiasaan hidup sehat, seperti aktivitas fisik rutin serta menjaga kebersihan diri melalui kebiasaan mencuci tangan.

Materi disampaikan dengan bahasa sederhana dan dikaitkan dengan kebiasaan makan sehari-hari. Tim mahasiswa juga membagikan leaflet berisi informasi gizi seimbang dan Isi Piringku agar peserta dapat membacanya kembali di rumah sebagai pengingat.

Melalui kegiatan ini, para ibu memperoleh bekal pengetahuan untuk menyiapkan makanan bergizi seimbang bagi keluarga. Ke depan, edukasi serupa diharapkan dapat terus dilakukan melalui kegiatan posyandu agar pengetahuan gizi semakin dekat dengan keseharian keluarga di Desa Wotan.