BERITA TERKINI
Praktikum Asam-Basa di SMA Khadijah Surabaya: Bahan Dapur dan Kuis Digital untuk Pembelajaran Interaktif

Praktikum Asam-Basa di SMA Khadijah Surabaya: Bahan Dapur dan Kuis Digital untuk Pembelajaran Interaktif

Pelajaran kimia kerap dipersepsikan identik dengan rumus dan hitungan yang rumit. Padahal, inti kimia adalah kemampuan mengamati fenomena alam secara langsung. Di SMA Khadijah Surabaya, materi asam-basa menjadi salah satu topik yang dinilai menantang karena memiliki banyak submateri dan padat perhitungan matematis, sehingga berisiko membuat peserta didik cepat bosan jika hanya disampaikan secara teoretis.

Berdasarkan observasi dan diskusi dengan guru pamong, diperlukan strategi pembelajaran yang terstruktur sekaligus interaktif agar konsep dasar asam-basa lebih mudah dipahami. Dalam kegiatan Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP), seorang mahasiswa merancang perangkat ajar yang memadukan model pembelajaran inkuiri dengan praktikum sederhana berbasis fenomena sehari-hari.

Dalam praktiknya, peserta didik diajak berperan layaknya “ilmuwan” dengan menguji larutan yang dekat dengan kehidupan mereka, seperti cuka, air sabun, dan minuman kemasan. Pengujian dilakukan menggunakan indikator alami dan indikator universal. Melalui tahapan mengamati perubahan warna, mengumpulkan informasi, menganalisis data, hingga menarik kesimpulan, peserta didik didorong menemukan sendiri konsep sifat asam dan basa.

Pendekatan kontekstual ini ditujukan untuk membantu peserta didik memahami materi secara lebih nyata sekaligus melatih keterampilan proses sains. Setelah kegiatan pembelajaran, evaluasi dilakukan dengan format yang berbeda dari ulangan kertas pada umumnya.

Untuk mengukur pemahaman, digunakan kuis interaktif melalui aplikasi ZEP Quiz. Dengan memanfaatkan tablet yang disediakan sekolah, peserta didik mengakses kuis tersebut. Fitur kustomisasi avatar dan tampilan yang menyerupai game digital disebut mampu mengubah suasana evaluasi menjadi lebih kompetitif dan menyenangkan.

Integrasi media digital dalam evaluasi ini juga dimaksudkan untuk melatih kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, serta literasi digital peserta didik. Bagi pelaksana kegiatan, perancangan dan pelaksanaan pembelajaran tersebut menjadi ajang penerapan berbagai mata kuliah di Program Studi Pendidikan Kimia, mulai dari pemanfaatan ICT dalam pembelajaran, pembelajaran inovatif, hingga perencanaan dan evaluasi pembelajaran melalui penyusunan lembar aktivitas peserta didik serta instrumen kuis.

Pengalaman di SMA Khadijah Surabaya itu menunjukkan bahwa penggabungan teori pedagogik dengan kreativitas dalam membaca kebutuhan siswa dapat membuat pembelajaran kimia terasa lebih menarik dan bermakna.