Sejumlah harga bahan pokok di Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau, mengalami kenaikan pada awal November 2026. Kenaikan ini dipengaruhi pasokan barang dari luar daerah yang mulai terhambat akibat cuaca buruk.
Berdasarkan pantauan di Pasar Inpres Tarempa, Kecamatan Siantan, pada Senin (2/11/2026) pagi, beberapa komoditas tercatat naik dibandingkan sebelumnya. Bawang merah India kini dijual Rp25 ribu per kilogram, sementara bawang merah Birma mencapai Rp30 ribu per kilogram.
Kenaikan juga terjadi pada wortel dan tomat. Kedua komoditas tersebut kini dijual Rp30 ribu per kilogram.
Salah seorang pedagang Pasar Inpres Tarempa, Rafi, mengatakan perubahan harga terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Ia menyebut sebelumnya bawang merah masih berada di kisaran Rp22 ribu per kilogram, sedangkan tomat dan wortel sempat dijual sekitar Rp28 ribu per kilogram.
Menurut Rafi, kenaikan harga tidak terlepas dari terganggunya pasokan barang dari luar daerah. Cuaca yang tidak menentu membuat perjalanan kapal pengangkut barang terhambat. “Barang sekarang susah masuk. Kapal juga terhambat jalan karena cuaca jelek,” ujarnya.
Meski begitu, tidak semua komoditas mengalami kenaikan. Harga bawang putih masih bertahan Rp35 ribu per kilogram, sementara cabai rawit tetap dijual Rp70 ribu per kilogram. Rafi menilai harga keduanya relatif stabil karena pasokan dan permintaan tidak banyak berubah.
Di sisi lain, pedagang juga menghadapi persoalan menurunnya daya beli masyarakat.