JAKARTA — Kawasan komersial Maggiore di Gading Serpong kembali menjadi sorotan pasar properti setelah penjualan unit Maggiore Signature East dilaporkan terserap habis. Capaian ini melanjutkan pola serupa pada sejumlah proyek Maggiore sebelumnya, yang dinilai mencerminkan permintaan stabil terhadap ruang komersial di area tersebut.
Pengembangan kawasan Maggiore oleh Paramount Land dimulai melalui proyek Maggiore Square, Maggiore Junction, Maggiore Grande, dan Maggiore Business Loft. Seluruh proyek itu dilaporkan mencapai target penjualan dan menempatkan Maggiore sebagai salah satu pengembangan komersial penting di bagian selatan Gading Serpong, dengan fokus awal pada sektor kuliner.
Seiring waktu, kawasan ini disebut memperluas perannya menjadi pusat aktivitas bisnis dan kuliner yang lebih luas. Ekspansi tersebut terhubung dengan area lain di sekitarnya, seperti Pisa Grande, Sorrento, Manhattan District, dan Aniva, yang membentuk ekosistem komersial terintegrasi.
Pada akhir 2025, Maggiore Fresh Market juga dilaporkan terjual habis, dengan permintaan yang melebihi jumlah unit yang ditawarkan. Penjualan seluruh unit properti komersial ini memperkuat indikasi tingginya minat pasar terhadap ruang usaha di kawasan tersebut.
Direktur Sales & Marketing Paramount Land, Chrissandy Dave, menyatakan konsistensi penjualan di Maggiore didukung beberapa faktor, antara lain lokasi yang dinilai strategis dan berdekatan dengan area yang dikembangkan sejumlah pengembang besar. Akses langsung ke Gading Serpong dan BSD City turut disebut berkontribusi pada visibilitas serta kemudahan akses.
“Keberadaan hunian di sekitar kawasan menciptakan pasar potensial dengan daya beli yang spesifik,” ujar Dave, dikutip Kompas.com, Minggu (30/11/2025).
Selain itu, ketersediaan akses dari berbagai arah dan fasilitas parkir yang memadai dinilai mendukung kenyamanan pengunjung maupun pelaku usaha. Kawasan ini juga diperkuat kehadiran sejumlah anchor tenant dari beragam kategori bisnis, seperti Daily Supermarket, A&W, HAKA Dimsum, Kwetiau Aho, KDRT Kopitiam Djadoel Pak Erte, Sentosa Seafood, dan Osbond Gym.
Dari sisi konsep, proyek ini mengintegrasikan area komersial dengan fasilitas hijau Maggiore Hills Park, ruang terbuka seluas 2,3 hektar yang berbatasan dengan Situ Cihuni. Untuk arsitektur, kawasan mengusung gaya American Classic dengan dominasi warna netral putih dan cokelat, serta dirancang selaras dengan hunian premium Matera Signature dan Matera Residences di seberangnya.
Terdapat tiga tipe unit yang ditawarkan, yakni Alfresco Terrace with Lakeside View, Double Facade, dan Regular. Seluruh tipe unit tersebut dilaporkan telah terjual.
Direktur Planning & Design Paramount Land, Henry Napitupulu, menilai respons pasar yang kuat menunjukkan bahwa desain arsitektur, lokasi, dan integrasi kawasan menjadi faktor penting dalam menarik permintaan ruang komersial, terutama yang menawarkan keseimbangan antara estetika, kenyamanan, dan potensi bisnis.

