JAYAPURA — Pemerintah Provinsi Papua melibatkan 20 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta menggelar pasar murah dalam rangkaian acara nonton bareng (nobar) laga final Piala Dunia 2026 di halaman Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura, Minggu (19/7).
Penjabat Sekretaris Daerah Papua, Christian Sohilait, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang menonton pertandingan sepak bola bersama, tetapi juga memberi ruang bagi UMKM memasarkan produk dan mendorong perputaran ekonomi masyarakat. Menurutnya, pasar murah juga digelar untuk membantu warga memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Christian menjelaskan, 20 UMKM yang dilibatkan menawarkan berbagai produk kuliner dan hasil olahan lokal, sehingga masyarakat dapat menikmati sajian khas Papua selama mengikuti rangkaian kegiatan. Ia menambahkan, pasar murah yang digelar merupakan bentuk kepedulian pemerintah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah berbagai tantangan ekonomi.
Ia menyebutkan, nobar Piala Dunia 2026 dirancang bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga momentum memperkuat kebersamaan, meningkatkan aktivitas ekonomi kerakyatan, serta mempererat hubungan antarwarga. Pemerintah Provinsi Papua juga mengajak masyarakat menjaga keamanan, ketertiban, dan sportivitas agar kegiatan berlangsung aman, nyaman, dan kondusif hingga selesai.
Melalui kegiatan tersebut, Pemprov Papua berharap semangat persatuan yang terbangun lewat olahraga dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan UMKM dan penyelenggaraan pasar murah. Selain itu, panitia menyiapkan 300 hadiah kuis bagi warga yang mengikuti nobar final Piala Dunia 2026 antara Argentina melawan Spanyol.

