BERITA TERKINI
Pemkot Yogyakarta Perkuat UMKM Kuliner Lokal melalui Koperasi Merah Putih di Tiap Kelurahan

Pemkot Yogyakarta Perkuat UMKM Kuliner Lokal melalui Koperasi Merah Putih di Tiap Kelurahan

Pemerintah Kota Yogyakarta memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kuliner lokal melalui Koperasi Merah Putih yang telah dibentuk di setiap kelurahan. Upaya ini disebut dilakukan dengan membangun sinergi bersama berbagai pihak agar koperasi dapat menjadi wadah penguatan ekonomi masyarakat.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengatakan, salah satu bentuk pemberdayaan tersebut ditempuh melalui program pemberian makanan tambahan (PMT) bagi balita di posyandu sebagai bagian dari pencegahan stunting. Kebutuhan PMT itu, menurut dia, dapat disediakan melalui Koperasi Merah Putih.

Selain itu, Pemkot Yogyakarta juga berencana mengembangkan kerja sama Koperasi Merah Putih dengan petani dan peternak perkotaan. Kerja sama itu diarahkan untuk mendukung penyediaan pupuk, bibit, serta sarana pertanian, peternakan, dan perikanan.

Hasto menyampaikan bahwa pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menjadikan koperasi sebagai instrumen strategis pembangunan ekonomi rakyat melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Program tersebut diharapkan menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat, memperpendek rantai distribusi, memperluas akses pembiayaan, meningkatkan pemasaran produk lokal, serta menghadirkan layanan ekonomi yang lebih dekat kepada warga.

Di Kota Yogyakarta, implementasi Koperasi Merah Putih disebut telah berjalan meski menghadapi keterbatasan lahan dan ruang produksi. Salah satu produk unggulan yang disebutkan adalah Batik Segoro Amarto Baru.

Secara kelembagaan, Kota Yogyakarta telah memiliki 45 Koperasi Merah Putih. Dari jumlah itu, 34 koperasi aktif beroperasi, sementara sisanya masih didampingi agar dapat berkembang dan memiliki aktivitas usaha yang berkelanjutan.

Hasto juga menekankan pentingnya transformasi koperasi menjadi koperasi digital dengan memanfaatkan teknologi informasi, sistem pembayaran modern, serta berbagai platform digital. Langkah ini dinilai dapat memperluas pasar dan menjangkau generasi muda, pelaku UMKM, hingga startup lokal.

Dalam peringatan Hari Koperasi Ke-79 di Balai Kota Yogyakarta, Pemkot mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya” dan mengajak insan koperasi membangun koperasi yang profesional, modern, transparan, inovatif, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.