BERITA TERKINI
Pasar Foodservice Diproyeksi Tumbuh, Pelaku Usaha Kuliner Diingatkan Perkuat Branding hingga Pengiriman Cepat

Pasar Foodservice Diproyeksi Tumbuh, Pelaku Usaha Kuliner Diingatkan Perkuat Branding hingga Pengiriman Cepat

Industri kuliner di Indonesia terus menunjukkan geliat, ditandai dengan kemunculan berbagai merek baru yang ramai dipromosikan di media sosial. Mulai dari usaha pastry rumahan, jajanan daerah yang naik kelas karena tren viral, hingga makanan beku siap santap yang diminati karena praktis, persaingan di sektor ini kian ketat.

Sejalan dengan tren tersebut, laporan Mordor Intelligence memproyeksikan pasar foodservice Indonesia akan mencapai USD 62,4 miliar pada 2025. Pertumbuhan diperkirakan terutama didorong oleh wilayah perkotaan, dengan dominasi Jabodetabek dan kota-kota di Pulau Jawa.

Di tengah laju pertumbuhan itu, pelaku usaha kuliner perlu menyiapkan strategi agar bisnis tidak tenggelam di tengah banyaknya pilihan. Sejumlah aspek dinilai penting, mulai dari penguatan identitas merek, inovasi menu, hingga layanan yang responsif dan pengiriman yang cepat serta aman.

1. Memperkuat branding
Branding tidak hanya soal logo atau tampilan visual. Identitas merek yang kuat dinilai membantu produk lebih mudah diingat konsumen, terutama ketika pilihan di pasaran semakin beragam dan perhatian konsumen cepat bergeser.

2. Menawarkan menu yang unik namun relevan
Konsumen disebut cenderung tertarik mencoba hal baru, tetapi tetap mencari rasa yang familiar. Beberapa pendekatan yang kerap digunakan antara lain memberi sentuhan baru pada makanan rumahan, menghadirkan versi premium dari comfort food, atau mengangkat camilan bernuansa nostalgia. Prinsipnya, menu dibuat berbeda namun tetap masuk akal bagi target pasar.

3. Membuat konten media sosial yang otentik dan ringkas
Konten yang jujur dan mudah dipahami dinilai lebih dipercaya. Contoh yang kerap menarik perhatian antara lain proses produksi di balik layar, aktivitas pengemasan pesanan dalam jumlah besar, atau reaksi pelanggan saat pertama kali mencoba produk. Keaslian menjadi faktor penting dibandingkan tampilan video yang terlalu dipoles.

4. Menjaga pelayanan yang responsif
Selain produk, pengalaman pelanggan juga dipengaruhi oleh kecepatan respons dan kualitas pelayanan. Respons yang cepat dinilai membantu membangun kepercayaan serta meningkatkan peluang pembelian ulang.

5. Memastikan pengiriman cepat dan aman
Pengiriman menjadi faktor krusial, terutama untuk produk yang sensitif terhadap waktu dan kondisi penyimpanan. Pengiriman yang cepat dan aman diperlukan agar kualitas makanan tetap terjaga hingga diterima konsumen.

Dengan proyeksi pertumbuhan pasar yang besar, peluang di industri kuliner masih terbuka lebar. Namun, pelaku usaha perlu menyeimbangkan kreativitas produk, kekuatan merek, serta konsistensi layanan dan pengiriman agar mampu bersaing di pasar yang semakin padat.