Oxone meluncurkan lini perangkat dapur terbaru bertajuk Phantom Series sebagai langkah memperkuat portofolio produk sekaligus menyasar kebutuhan konsumen modern. Peluncuran ini menghadirkan tiga produk andalan, yakni ChefBot OX-555, Air Fryer OX-278, dan Bread Toaster OX-333, yang ditujukan untuk penggunaan rumah tangga hingga industri kuliner profesional.
Founder & CEO PT Octa Utama, Ifan Kesuma, mengatakan Phantom Series merupakan lini premium yang diposisikan berbeda dari produk Oxone reguler. Menurutnya, seri ini ditujukan bagi konsumen yang menginginkan perangkat dengan standar lebih tinggi. Peluncuran tersebut digelar pada Sabtu (13/12) di Jakarta.
ChefBot OX-555 menjadi salah satu produk unggulan yang menyasar pengguna yang mengutamakan kemudahan dan kecepatan memasak. Perangkat multifungsi ini dilengkapi layar sentuh 7 inci, sistem resep terintegrasi, kapasitas 3 liter, suhu maksimal 130°C, serta pengaturan waktu dan kecepatan yang presisi. ChefBot juga memiliki fungsi 10-in-1, mulai dari chopping, kneading, blending, hingga weighing, termasuk timbangan terintegrasi. Perangkat ini disebut ideal untuk kebutuhan keluarga beranggotakan 3–5 orang.
Untuk kebutuhan memasak yang lebih sehat, Air Fryer OX-278 menawarkan teknologi pemanggangan tanpa minyak dengan kontrol digital presisi. Produk ini memiliki kapasitas 6,5 liter yang memungkinkan memasak ayam utuh atau roast beef, dengan suhu maksimal 200°C. Air fryer ini dilengkapi tiga mode—Air Fry, Grill, dan Bake—serta layar sentuh 4,3 inci, inner lamp, dan keranjang yang aman dicuci menggunakan dishwasher.
Sementara itu, Bread Toaster OX-333 dirancang untuk dapur bergaya minimalis dengan fitur digital yang mendukung proses memanggang roti lebih praktis. Toaster ini memiliki slot tunggal dengan extra wide dan self-centering slots, enam tingkat pengaturan kecokelatan, serta crumb tray yang dapat dilepas untuk menjaga kebersihan.
Marketing Director PT Octa Utama, Louise Nathanael, menyampaikan bahwa ketiga produk tersebut membidik segmen premium, khususnya konsumen urban dari kalangan Gen C (young family) yang tengah membangun keluarga baru. Menurutnya, segmen ini cenderung memilih perangkat dapur cerdas yang dapat menghasilkan kualitas tekstur dan rasa masakan yang lebih baik.
Ifan menambahkan, saat ini Oxone memiliki sekitar 600 SKU, dengan kurang lebih 500 SKU aktif. Sisanya merupakan produk yang telah dihentikan atau memerlukan pembaruan. Selain melengkapi portofolio, Phantom Series disebut sebagai inovasi yang dirancang untuk pasar masa kini, terutama generasi muda yang lebih tech-savvy dengan fitur touchscreen.
Wakil Direktur PT Octa Utama, Yeni Kesuma, menyatakan perusahaan juga membidik pasar horeca (hotel, restoran, dan kafe) di samping segmen keluarga muda. Salah satu pengguna produk ini disebut berasal dari resto atau food hub Madcat Hauze.
Perusahaan menilai peluncuran Phantom Series sebagai langkah strategis untuk memperkuat posisi Oxone di kategori home appliance, sekaligus memperluas jangkauan pasar dari rumah tangga hingga sektor kuliner profesional. Ifan menyampaikan optimisme terhadap respons pasar Indonesia dan menargetkan penjualan tahun depan mencapai 1.000 unit untuk masing-masing produk.
Ke depan, Oxone menyatakan pada 2026 akan memprioritaskan pengembangan produk dengan fitur digital, desain futuristik, serta durabilitas tinggi, seiring kebutuhan konsumen yang semakin menekankan inovasi, kemudahan penggunaan, dan keandalan perangkat dalam aktivitas memasak sehari-hari.

