PT Multi Power Aditama (MPA) meresmikan cabang baru di Jalan La Ode Hadi Bypass, Kendari, pada akhir bulan lalu. Pembukaan cabang ini ditujukan untuk memperkuat kehadiran perusahaan di kawasan timur Indonesia, seiring berkembangnya Kendari sebagai koridor industri tambang.
General Manager MPA, Joseph Effendy, mengatakan cabang baru tersebut menjadi langkah strategis untuk memangkas waktu distribusi dan mempercepat respons layanan di lapangan. Selama ini, pembeli di Sulawesi Tenggara disebut masih bergantung pada pengiriman dari Makassar dan Balikpapan.
“Dengan membuka cabang di Kendari, kami tidak hanya memperpendek jarak logistik, tetapi juga menegaskan komitmen kami untuk menjadi mitra terpercaya yang hadir tepat di jantung aktivitas industri tambang nasional,” ujar Joseph pada Senin (3/11/2025).
MPA telah beroperasi selama 34 tahun sebagai penyedia komponen alat berat untuk industri batu bara, nikel, dan mineral. Produk yang disuplai antara lain undercarriage dan ground engaging tools (GET). Perusahaan menyatakan berkomitmen memastikan kebutuhan pelanggan sektor pertambangan dapat terpenuhi secara cepat, andal, dan efisien.
Dalam beberapa tahun terakhir, Sulawesi Tenggara berkembang menjadi salah satu pusat pertambangan nikel nasional. Aktivitas penambangan di Konawe, Kolaka, dan Morowali meningkat, yang turut mendorong kenaikan permintaan alat berat dan suku cadang. Kondisi itu disebut membuat kehadiran cabang MPA di Kendari mendapatkan respons positif.
Cabang baru tersebut dilengkapi gudang penyimpanan dan tim teknis yang disiapkan untuk diterjunkan ke lapangan. Dengan fasilitas ini, MPA berharap dapat menyediakan solusi layanan yang lebih cepat dan terjangkau bagi pelaku tambang di kawasan timur Indonesia.
Joseph menyebut efisiensi waktu melalui sistem distribusi internal perusahaan memungkinkan pelanggan menghemat waktu pengiriman suku cadang hingga 40 persen.
Selain mempercepat distribusi, cabang Kendari juga diposisikan sebagai pusat koordinasi layanan purnajual dan perawatan alat berat untuk wilayah Sulawesi bagian tenggara. Cabang ini ditargetkan menjadi salah satu titik pelayanan paling aktif dalam jaringan nasional MPA yang kini mencakup 16 lokasi di seluruh Indonesia.
Dengan infrastruktur baru di Kendari, MPA menyatakan dapat menjangkau lebih luas kawasan industri nikel di timur Indonesia, mulai dari Konawe hingga Morowali. Perusahaan menilai pembukaan cabang ini tidak hanya bagian dari ekspansi, tetapi juga dukungan terhadap kelangsungan dan pertumbuhan industri pertambangan di Indonesia.

