LOMBOK BARAT — Ajang Merumatta Half Marathon di kawasan Merumatta Senggigi tidak hanya menjadi kompetisi lari bagi para peserta, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha setempat. Salah satu yang merasakan dampaknya adalah Matta Coffee, yang mencatat peningkatan kunjungan selama penyelenggaraan acara.
Executive Secretary & Marketing Communication Merumatta, Novian Tari, mengatakan event lari tersebut berpengaruh signifikan terhadap aktivitas pengunjung dan pemesanan di Matta Coffee. Pada hari biasa, kedai ini lebih banyak mengandalkan tamu hotel serta pengunjung dari luar, sementara saat event berlangsung tingkat keramaian meningkat.
Novian menyebut jumlah peserta Merumatta Half Marathon tahun ini telah melampaui seribu orang. Pertumbuhan peserta dari tahun ke tahun, menurutnya, turut membuka peluang Matta Coffee menjangkau konsumen yang lebih luas.
“Dampaknya sangat besar bagi Matta Coffee. Kalau dibandingkan dengan kondisi biasanya, tingkat kunjungan yang sebelumnya sekitar 50 persen sekarang bisa mencapai 90 persen,” ujar Novian, Minggu, 18 Oktober 2026.
Ia menilai peningkatan tersebut menunjukkan efek berganda kegiatan olahraga terhadap sektor pariwisata dan usaha kuliner. Kehadiran pelari turut menghidupkan suasana di kawasan hotel sekaligus mendorong konsumsi di tempat-tempat yang dikunjungi peserta sebelum maupun setelah perlombaan.
Berdasarkan pengamatan terhadap daftar pesanan, Novian menyampaikan mayoritas pengunjung dari kalangan pelari didominasi usia muda, khususnya Generasi Z dan milenial. Preferensi tersebut terlihat dari minuman yang banyak dipesan selama kegiatan berlangsung.
“Kalau melihat daftar pesanan, cappuccino dan matcha cukup banyak diminati. Terutama kalangan anak muda yang menyukai matcha,” katanya.
Untuk mengakomodasi selera pengunjung, Matta Coffee tidak hanya menyediakan kopi, tetapi juga menawarkan pilihan lain seperti matcha latte dan milkshake. Sementara bagi peserta yang baru menyelesaikan race pada pagi hari, kopi tetap menjadi pilihan untuk bersantai.
Novian menyebut Americano termasuk minuman yang cukup banyak dicari setelah perlombaan. “Setelah berlari sejak pagi, mereka bisa bersantai terlebih dahulu sambil menikmati pemandangan Merumatta. Americano juga menjadi salah satu pilihan untuk menemani waktu mereka setelah race,” ucapnya.
Dampak lain yang dirasakan adalah meningkatnya keterpaparan Matta Coffee kepada wisatawan mancanegara. Sejumlah peserta dari berbagai negara berkesempatan mengenal kedai tersebut melalui kegiatan yang mempertemukan pelari dari beragam latar belakang.
Novian berharap event yang terus berkembang dapat memberi manfaat berkelanjutan bagi kawasan Merumatta, termasuk pelaku usaha makanan dan minuman. “Melalui event seperti ini, semakin banyak orang yang mengenal Matta Coffee. Bukan hanya tamu hotel, tetapi juga peserta dari luar daerah maupun wisatawan mancanegara,” katanya.