BERITA TERKINI
Mengenal Street Food Khas Indramayu, dari Bubur Rumbah Cecek hingga Petis Bongko

Mengenal Street Food Khas Indramayu, dari Bubur Rumbah Cecek hingga Petis Bongko

Indramayu, Jawa Barat, dikenal memiliki potensi street food dan kuliner yang beragam. Kondisi ini turut dipengaruhi perannya sebagai salah satu lumbung padi nasional. Selain itu, letaknya di Jalur Pantura dan berbatasan langsung dengan laut membuat Indramayu memiliki kekayaan kuliner, terutama aneka olahan seafood.

Produk seperti kerupuk ikan dan udang sudah lama populer sebagai salah satu ciri khas daerah tersebut. Namun, pilihan kuliner Indramayu tidak berhenti di situ. Sejumlah hidangan lain juga kerap diburu, termasuk makanan yang akrab di lidah masyarakat lokal.

Salah satu yang disebut sebagai favorit warga adalah petis bongko. Hidangan ini berisi lontong, tauge, ikan tongkol, lalu disiram kuah pindang yang gurih dan segar. Dengan harga kuliner yang relatif terjangkau, Indramayu kerap menjadi tujuan menarik bagi pencinta wisata kuliner, khususnya penggemar olahan seafood.

Merujuk informasi dari kanal YouTube @Yudibaretto (28/10), berikut beberapa street food dan kuliner khas Indramayu yang dapat dicicipi.

Bubur rumbah cecek

Menu sarapan khas Indramayu yang disebut menarik untuk dicoba adalah bubur rumbah cecek, yang juga dikenal dengan sebutan burbank. Sajian ini terdiri dari bubur dengan tambahan sayuran segar, bumbu kacang, serta cecek atau kulit sapi rebus.

Bubur rumbah cecek biasanya disajikan bersama kerupuk kuning dan dinikmati dengan aneka gorengan. Tekstur buburnya cenderung lebih encer, dengan beragam isian yang melengkapi cita rasa. Satu porsi bubur rumbah cecek dibanderol sekitar Rp 8.000.

Petis bongko

Petis bongko disebut sebagai salah satu kuliner khas Indramayu yang patut dicoba. Salah satu lokasi yang disebut untuk mencicipinya adalah Warung Tisko di Jalur Lohbener–Cirebon, Bojongsari, Indramayu. Warung tersebut buka pada pukul 09.30 hingga 17.00.