Nunuk Nuraini, sosok yang dikenal sebagai peracik bumbu mi instan Indomie, dikabarkan meninggal dunia pada usia 59 tahun. Hingga kini, penyebab meninggalnya Nunuk belum diketahui.
Kabar duka tersebut disampaikan pemilik akun Twitter @lailadimyati. Dalam unggahannya, akun itu menuliskan bahwa Nunuk meninggal pada Rabu, 27 Januari 2021, pukul 02.55 WIB. Unggahan tersebut juga disertai foto mendiang yang mengenakan hijab sambil memegang sepiring Indomie.
Indomie merupakan salah satu produk mi instan yang dikenal luas di Indonesia dan telah dipasarkan ke berbagai negara. Karena itu, kabar wafatnya Nunuk turut mendapat perhatian media di luar negeri.
Media Inggris, BBC News, menurunkan artikel berjudul “Indomie: Creator of cult favourite 'mi goreng' instant noodle dies”. Dalam artikelnya, BBC News menuliskan bahwa seorang pengguna media sosial menyebut Nunuk sebagai “Ibu Indomie” dan menilai ia menciptakan “karya terindah”.
Sorotan juga datang dari media Malaysia, Malay Mail, yang mengangkat berita berjudul “Nunuk Nuraini, the Indonesian woman behind Indomie's tantalising flavours, dies at 59”. Dalam artikel yang dirilis Jumat, 29 Januari, Malay Mail turut merujuk laporan BBC News yang menyebut Nunuk bekerja sebagai manajer pengembangan bumbu Indomie selama hampir 30 tahun dan berperan dalam pengembangan sejumlah varian rasa, seperti soto, rendang, dan kari ayam.
Dari Filipina, The Filipino Times mempublikasikan artikel berjudul “Creator of Indomie’s iconic ‘Mi goreng’ flavor dies at 59”, yang turut menyoroti kabar wafatnya Nunuk.