Mahasiswi Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nusa Mandiri (UNM), Keysha Meyuna, berpartisipasi dalam Lomba Konten Jelajah Kuliner Jakarta – QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan Jakarta Kreatif Festival 2026.
Ajang tersebut menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas di bidang pemasaran digital, ekonomi kreatif, serta literasi keuangan digital. Peserta ditantang membuat konten yang mempromosikan kuliner lokal sekaligus mengedukasi masyarakat tentang penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai metode pembayaran digital.
Dalam kompetisi itu, Keysha menghadirkan konten yang mengangkat ragam kuliner Jakarta dengan pendekatan komunikasi digital yang dirancang menarik dan informatif. Ia menilai pengalaman mengikuti lomba memberikan pembelajaran, terutama dalam memadukan kreativitas dengan pemanfaatan teknologi digital.
“Melalui kompetisi ini saya belajar bagaimana menyampaikan pesan kepada masyarakat secara kreatif sekaligus memperkenalkan kuliner lokal dengan dukungan teknologi pembayaran digital QRIS. Pengalaman ini menambah wawasan saya mengenai pentingnya inovasi digital dalam dunia bisnis dan pemasaran,” kata Keysha.
Keikutsertaan mahasiswa dalam kompetisi tersebut disebut sebagai bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning). Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori di kelas, tetapi juga menerapkan kemampuan pembuatan konten digital, komunikasi pemasaran, branding, serta pemanfaatan teknologi finansial dalam praktik.
Ketua Program Studi Manajemen Universitas Nusa Mandiri, Instianti Elyana, menyatakan kompetisi seperti QRIS Jelajah Kuliner Indonesia relevan dengan kebutuhan industri saat ini. “Kami terus mendorong mahasiswa untuk aktif mengikuti berbagai kompetisi karena pengalaman tersebut mampu mengasah kreativitas, kemampuan komunikasi, serta pemahaman terhadap transformasi digital di sektor bisnis. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menunjukkan kompetensinya sekaligus berkontribusi mendukung digitalisasi ekonomi nasional,” ujarnya dalam rilis yang diterima Senin (20/7).
Ia menambahkan, mahasiswa Manajemen UNM tidak hanya dibekali teori bisnis dan manajemen, tetapi juga didorong memiliki kemampuan adaptif menghadapi perkembangan teknologi, termasuk di bidang ekonomi digital dan financial technology. Menurutnya, UNM sebagai Kampus Digital Bisnis berupaya menyelaraskan pembelajaran dengan kebutuhan dunia usaha dan industri melalui kurikulum adaptif, pembelajaran berbasis proyek, kolaborasi dengan praktisi, serta partisipasi mahasiswa dalam kompetisi regional maupun nasional.
Melalui ajang QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026, mahasiswa diharapkan semakin siap menjadi generasi muda yang kreatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi finansial, serta peduli pada pengembangan UMKM dan kuliner lokal. Partisipasi ini juga disebut mempertegas komitmen kampus dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi memiliki pengalaman, portofolio, dan kompetensi yang relevan dengan tantangan industri di era transformasi digital.

