BERITA TERKINI
Lima Diet Terbaik Dunia 2025 Menurut Penilaian Ahli: Mediterania hingga Mayo Clinic

Lima Diet Terbaik Dunia 2025 Menurut Penilaian Ahli: Mediterania hingga Mayo Clinic

Tren diet terus berkembang pada 2025, seiring meningkatnya minat masyarakat menjalani pola makan yang dinilai lebih sehat dan berkelanjutan. Berbagai metode diet pun kian populer sebagai bagian dari gaya hidup untuk menjaga kebugaran dan berat badan.

Setiap tahun, U.S. News & World Report merilis peringkat diet berdasarkan riset ilmiah dan penilaian para ahli. Daftar ini ditujukan untuk membantu masyarakat memilih pola makan yang aman sekaligus dinilai efektif. Berikut lima diet terbaik dan terpopuler dunia pada 2025 menurut penilaian tersebut.

1. Diet Mediterania
Diet Mediterania menempati posisi teratas karena dinilai unggul dari sisi kelengkapan nutrisi, pertimbangan risiko-manfaat kesehatan, keberlanjutan jangka panjang, serta efektivitasnya. Pola makan ini menekankan konsumsi makanan nabati seperti buah, sayuran, dan biji-bijian, mengutamakan lemak sehat, serta membatasi konsumsi protein hewani.

Diet ini disebut bermanfaat bagi kesehatan jantung, usus, dan otak, serta dikaitkan dengan penurunan risiko kematian dini dan diabetes tipe 2. Pola ini juga tidak menerapkan pantangan ekstrem dan dinilai efektif untuk penurunan berat badan, sekaligus cocok sebagai pola makan jangka panjang.

2. Diet DASH
DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension) merupakan pola makan yang dirancang untuk mencegah dan membantu menurunkan tekanan darah tinggi. DASH menekankan konsumsi sayur, buah, dan biji-bijian utuh, serta menganjurkan produk susu rendah lemak atau bebas lemak. Sumber protein yang disarankan meliputi ikan, unggas, dan kacang-kacangan.

Pola ini membatasi daging merah berlemak serta makanan dan minuman manis. Sejumlah penelitian menunjukkan DASH dapat menurunkan tekanan darah dalam beberapa minggu, menurunkan kolesterol jahat, dan mengurangi risiko penyakit jantung. Pola makan yang dinilai lebih sehat dan rendah lemak jahat ini juga disebut berdampak positif bagi kesehatan usus.

3. Diet Flexitarian
Flexitarian merupakan gabungan dari konsep “fleksibel” dan “vegetarian”. Pola makan ini berfokus pada makanan nabati, namun tetap memperbolehkan konsumsi daging sesekali. Karena tidak seketat vegetarian, diet ini kerap dianggap lebih mudah dijalani.

Flexitarian menekankan protein nabati seperti tahu dan kacang-kacangan. Ketika mengonsumsi daging, anjuran yang disebutkan adalah memilih jenis yang lebih sehat seperti organik dan dalam porsi yang tidak berlebihan. Diet ini dikaitkan dengan manfaat bagi kesehatan jantung, penurunan berat badan, serta penurunan risiko diabetes tipe 2.

4. Diet MIND
MIND (Mediterranean-DASH Intervention for Neurodegenerative Delay) merupakan gabungan diet Mediterania dan DASH yang difokuskan untuk mendukung kesehatan otak. Pola ini menganjurkan konsumsi sayuran, terutama sayuran berdaun hijau minimal enam porsi per minggu. Selain itu, buah—khususnya berry—disarankan dua porsi per minggu.

Diet MIND juga mencakup kacang-kacangan, biji-bijian, unggas, ikan, serta lemak sehat. Sementara itu, konsumsi mentega atau margarin, keju, makanan gorengan, makanan olahan tinggi lemak, kue, permen, dan daging merah dibatasi. Penelitian menunjukkan pola makan ini dapat memperlambat “penuaan otak” hingga beberapa tahun dan menurunkan risiko penurunan kognitif atau demensia, serta bermanfaat untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah.

5. Diet Mayo Clinic
Diet Mayo Clinic merupakan pola makan jangka panjang untuk menurunkan berat badan yang dirancang oleh ahli dari Mayo Clinic. Diet ini menekankan perubahan kebiasaan sehat, bukan sekadar pengurangan kalori secara drastis.

Terdapat dua program utama, yakni “Lose It!” yang berfokus membangun kebiasaan, serta “Live It!” sebagai fase lanjutan yang ditujukan menjadi gaya hidup. Aturan makan menekankan konsumsi sayur, buah, dan aktivitas fisik. Pola ini juga mendorong mengikuti meal plan yang telah disusun serta berolahraga setiap hari minimal 30 menit. Diet Mayo Clinic disebut dapat mendukung kesehatan jantung dan membantu membentuk kebiasaan sehat seumur hidup.