BERITA TERKINI
Lima Cara Mengurangi Rasa Kesepian pada Lansia, dari Komunikasi hingga Menjaga Aktivitas

Lima Cara Mengurangi Rasa Kesepian pada Lansia, dari Komunikasi hingga Menjaga Aktivitas

Orang lanjut usia (lansia) rentan mengalami kesepian seiring perubahan lingkungan dan keterbatasan gerak. Kondisi ini dapat dipicu berbagai hal, mulai dari tetangga yang meninggal atau pindah, hingga anak-anak yang sudah dewasa dan tidak lagi tinggal serumah.

Dewan Pembina Yayasan Kesehatan Mental Indonesia, Dra Nella Safitri Psi, menyampaikan sejumlah langkah yang dapat dilakukan untuk membantu lansia mengatasi rasa kesepian. Ia menekankan pentingnya komunikasi, menjaga aktivitas, hingga memperkuat aspek spiritual.

1. Terus terang kepada anak-anak
Nella menilai keterbukaan menjadi langkah awal yang penting. Menurutnya, anak-anak tidak selalu mengetahui apa yang dirasakan orang tua. Karena itu, lansia dianjurkan menyampaikan perasaan kepada anak atau lingkungan yang dipercaya dan bersedia mendengarkan.

2. Mengembangkan hobi
Bagi lansia yang sudah tidak bekerja dan lebih banyak menghabiskan waktu di rumah, Nella menyarankan untuk mengembangkan hobi. Aktivitas seperti merajut atau menggambar dapat dilanjutkan agar otak dan tangan tetap terstimulasi.

3. Tetap aktif di rumah
Lansia juga dapat menjaga aktivitas melalui kegiatan sehari-hari, seperti merapikan rumah atau melakukan pekerjaan ringan lainnya. Nella menyebut, tetap aktif di rumah dapat membantu mengurangi risiko demensia, dan hal tersebut telah banyak diteliti.

4. Menerapkan gaya hidup sehat
Upaya lain yang disarankan adalah menjalani gaya hidup sehat dengan memperhatikan pola makan dan melatih kebugaran fisik. Nella menekankan pentingnya latihan, termasuk latihan keseimbangan, terutama bagi lansia berusia 70 tahun ke atas. Ia mengingatkan bahwa keterbatasan gerak yang tidak dilatih dapat berbahaya bagi keseimbangan tubuh. Menurutnya, jika seseorang hanya diam di tempat tidur, rasa kesepian bisa menjadi lebih parah.

5. Tetap berdoa
Nella juga menilai aspek spiritual berperan dalam membantu mengatasi kesepian. Ia menyarankan agar lansia tetap berdoa dan menjaga kehidupan spiritual, karena keyakinan bahwa Tuhan selalu dekat dapat membantu mengurangi perasaan sepi.

Selain itu, Nella menjelaskan kesepian tidak selalu identik dengan jumlah orang di sekitar. Seseorang yang hubungan sosialnya terbatas, termasuk pada masa pandemi COVID-19, belum tentu merasa kesepian. Sebaliknya, orang yang dikelilingi banyak teman pun tetap bisa merasa sepi. Menurutnya, kesepian muncul ketika kebutuhan untuk terhubung (connect) tidak terpenuhi.