Fenomena lagu viral di platform TikTok terus berkembang dan kian lekat dengan gaya hidup anak muda. Sejumlah lagu dengan potongan lirik yang mudah diingat ramai digunakan sebagai latar berbagai video kreatif, mulai dari konten hiburan hingga cuplikan aktivitas keseharian.
Salah satu lagu yang kembali populer adalah “Flowers” yang dibawakan Miley Cyrus. Potongan lirik “I can buy myself flowers…” banyak dipakai dalam konten bertema kemandirian dan self-love.
Selain itu, lagu “cupid” dari FIFTY FIFTY sempat mendominasi tren TikTok. Dengan lirik “I gave a second chance to Cupid…”, lagu ini kerap digunakan dalam video bertema percintaan maupun cerita sehari-hari.
Di sisi lain, “Greedy” milik Tate McRae turut meramaikan jagat TikTok dengan irama yang energik. Potongan lirik “I would want myself…” ikut menjadi bagian dari tren penggunaan musik sebagai penguat suasana dalam konten.
Pengamat musik menilai, daya tarik lagu-lagu viral di TikTok terletak pada potongan lirik yang singkat, emosional, dan mudah diingat, sehingga cepat menyebar di berbagai kalangan.
Seiring tren digital yang terus berkembang, TikTok kini tidak hanya menjadi platform hiburan, tetapi juga sarana promosi yang efektif bagi industri musik global. Lagu yang viral bahkan dapat mendongkrak popularitas penyanyi hingga ke tingkat internasional.

