Buah pisang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi beragam produk kuliner, bergantung pada kreativitas pelaku usaha. Pandangan itu disampaikan Cerly Sosa, pemilik usaha Bolu Pisang Inepare, saat berbagi pengalaman mengembangkan usaha kuliner berbahan lokal di Ende dalam acara Muda Kreatif, Jumat, 30 Januari 2026.
Cerly menjelaskan, gagasan membuat bolu pisang sebenarnya telah muncul sejak 2023. Namun, keterbatasan persiapan dan keberanian untuk memulai membuat rencana tersebut baru dapat diwujudkan pada 2026 melalui usaha yang kini ia kelola secara mandiri.
Ia menekankan pentingnya pemilihan bahan baku untuk menghasilkan rasa yang enak dan konsisten. Menurutnya, kualitas pisang serta bahan pendukung lainnya perlu diperhatikan agar produk yang dihasilkan mampu menarik minat sekaligus membangun kepercayaan pelanggan.
Cerly juga menilai tren kuliner di Ende masih membutuhkan lebih banyak ide kreatif, terutama dalam pemanfaatan bahan-bahan lokal. Ia menyebut bahan sederhana seperti pisang dapat diolah menjadi kuliner populer apabila didukung niat, modal, serta proses yang dijalani dengan tekun dan berkelanjutan.
Di akhir pernyataannya, Cerly berpesan agar anak muda tidak merasa malu untuk berwirausaha secara mandiri. Menurutnya, membangun usaha kuliner tidak hanya memberi nilai ekonomi, tetapi juga menghadirkan pengalaman dan pelajaran hidup yang berharga.

