BERITA TERKINI
Kari Jepang Jadi Alternatif Menu Harian Bergizi untuk Anak

Kari Jepang Jadi Alternatif Menu Harian Bergizi untuk Anak

Kari Jepang kian dikenal sebagai pilihan menu praktis yang dinilai lezat sekaligus kaya nutrisi, terutama untuk anak-anak. Cita rasanya yang tidak terlalu pedas, dengan kuah kental dan lembut, membuat hidangan ini relatif mudah diterima anak dan cocok disajikan sebagai menu keluarga.

Di Jepang, kari merupakan bagian dari pola makan sehari-hari. Banyak keluarga mengonsumsinya setidaknya sekali dalam sepekan. Penyajiannya umumnya dipadukan dengan bahan-bahan bergizi seperti daging, kentang, wortel, dan bawang bombay, sehingga dapat menjadi menu dengan komposisi gizi yang seimbang.

Selain dari bahan utama, nilai tambah kari Jepang juga disebut berasal dari rempah-rempah yang digunakan. Rempah dalam kari diketahui memiliki berbagai manfaat kesehatan, antara lain sifat antioksidan, antivirus, antibakteri, hingga antiinflamasi, yang dapat membantu menjaga daya tahan tubuh—hal yang penting bagi anak dalam masa pertumbuhan.

Ahli gizi Seala Septiani menyatakan orang tua tidak perlu khawatir memberikan menu kari Jepang kepada anak selama memperhatikan komposisi dan kualitas bahan. Ia juga menyinggung adanya panduan dari lembaga kesehatan seperti WHO dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) terkait penggunaan bumbu dan penyedap rasa dalam makanan bernutrisi.

“House Japanese Curry, kari ala Jepang, sangat aman digunakan untuk menu sehari-hari anak karena dibuat dari bahan berkualitas, tanpa tambahan bahan pengawet maupun zat kimia berbahaya,” ujar Seala dalam keterangan tertulis yang diterima Republika pada Rabu (20/5/2026).

Berbeda dengan kari khas Indonesia yang umumnya menggunakan santan, kari Jepang memiliki kuah yang lebih ringan tanpa santan. Karakter ini membuatnya dinilai lebih mudah dicerna dan relatif aman bagi sistem pencernaan anak. Tekstur kuah yang kental juga disebut memberi sensasi makan yang nyaman, terutama bagi anak yang masih belajar mengunyah.

Kari Jepang juga dikenal fleksibel untuk berbagai waktu makan. Di Jepang, hidangan ini dapat dinikmati mulai dari sarapan, makan siang, hingga makan malam, sehingga menjadi solusi praktis bagi orang tua yang ingin menyajikan makanan bergizi tanpa menghabiskan banyak waktu di dapur.

Meski demikian, orang tua tetap diingatkan untuk memperhatikan keseimbangan gizi dalam setiap porsi. Penambahan beragam sayuran seperti brokoli, buncis, atau jagung, serta sumber protein seperti ayam, sapi, atau ikan, dianjurkan agar kebutuhan nutrisi anak dapat terpenuhi lebih optimal.