BERITA TERKINI
Industri Kuliner Dinilai Jadi Peluang Perbankan Perluas Transaksi Digital Lewat WIG Culinary Festival 2026

Industri Kuliner Dinilai Jadi Peluang Perbankan Perluas Transaksi Digital Lewat WIG Culinary Festival 2026

Industri kuliner dinilai membuka peluang bagi perbankan untuk memperluas penggunaan layanan transaksi digital, seiring tingginya aktivitas konsumsi masyarakat di pusat perbelanjaan. Peluang tersebut turut menjadi perhatian PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) melalui dukungannya terhadap Wonderful Indonesia Gastronomy (WIG) Culinary Festival 2026.

Direktur Network & Retail Funding BTN, Rully Setiawan, mengatakan perkembangan industri kuliner memberi ruang bagi perbankan untuk mendukung pelaku usaha sekaligus memperluas pemanfaatan transaksi digital dalam aktivitas sehari-hari.

“Bagi BTN, kolaborasi ini menjadi kesempatan untuk memperluas kehadiran layanan perbankan dalam transaksi sehari-hari, sekaligus mendukung pelaku usaha kuliner dan UMKM agar semakin berkembang. Melalui balé by BTN, kami ingin memberikan kemudahan bertransaksi bagi masyarakat di berbagai pusat perbelanjaan yang menjadi lokasi penyelenggaraan festival,” ujar Rully di Jakarta, Jumat (16/10/2026).

WIG Culinary Festival 2026 digelar di 34 mal di berbagai wilayah Indonesia. Kehadiran festival di puluhan pusat perbelanjaan tersebut juga dipandang sebagai kesempatan bagi pelaku usaha kuliner, baik produk Nusantara maupun internasional, untuk memperkenalkan produk kepada konsumen yang lebih luas.

Festival tahun ini mengangkat tema From Local Roots to Global Recognition. Selain memperkenalkan kuliner Nusantara sebagai warisan budaya, kegiatan ini juga membuka ruang kolaborasi antara pelaku industri makanan dan minuman, pengelola pusat perbelanjaan, sektor pariwisata, dan perbankan.

Pendiri sekaligus Ketua Indonesia Gastronomy Network, Vita Datau, menyatakan kekayaan gastronomi Indonesia memiliki peran penting dalam memperkuat identitas budaya sekaligus menjadi daya tarik pariwisata.

“Melalui WIG Culinary Festival 2026, kami ingin menghadirkan kekayaan kuliner Nusantara lebih dekat dengan masyarakat agar kuliner Nusantara tidak hanya dinikmati oleh sebagian masyarakat tertentu, tetapi juga dikenal dan dihargai sebagai bagian dari warisan budaya serta menjadi daya tarik pariwisata Indonesia,” kata Vita.

Sementara itu, Ketua Umum APPBI, Alphonzus Widjaja, menilai pusat perbelanjaan memiliki peran strategis dalam mendekatkan kuliner Nusantara kepada masyarakat. Keterlibatan 34 pusat perbelanjaan dalam festival ini diharapkan memperluas akses konsumen terhadap berbagai hidangan daerah sekaligus memberi ruang promosi bagi tenant makanan dan minuman.