BERITA TERKINI
Ibas: Program BSPS dan Makan Bergizi Gratis Dorong Kesejahteraan serta Ekonomi Desa di Pacitan

Ibas: Program BSPS dan Makan Bergizi Gratis Dorong Kesejahteraan serta Ekonomi Desa di Pacitan

Pacitan—Wakil Ketua MPR Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menyatakan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dan Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi langkah pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui penyediaan hunian layak sekaligus pemenuhan gizi. Menurutnya, dua aspek tersebut diharapkan berdampak pada kesehatan keluarga serta perputaran ekonomi di tingkat lokal.

Pernyataan itu disampaikan Ibas saat meninjau pelaksanaan program BSPS di Pacitan dan melakukan sosialisasi terkait Program Makan Bergizi Gratis kepada masyarakat. Kegiatan bertema “Hunian Layak, Keluarga Kuat, Desa Mandiri Bermartabat” tersebut diikuti lebih dari 500 warga Ngadirejo, Pacitan.

Ibas menyebut sedikitnya ada 15 rumah yang telah dibenahi melalui program BSPS atau bedah rumah dari pemerintah pusat dan seluruhnya telah rampung. Ia menilai hunian yang layak merupakan fondasi penting bagi kesejahteraan keluarga karena berkontribusi pada kesehatan dan ketahanan keluarga.

Selain dampak sosial, Ibas juga menyoroti efek ekonomi dari program perbaikan rumah. Ia mengatakan pembangunan hunian turut menggerakkan roda ekonomi desa karena kebutuhan material seperti batu, kayu, paku, hingga genteng berputar di lingkungan setempat.

Dalam kesempatan yang sama, Ibas menekankan pentingnya Program Makan Bergizi Gratis sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ia menyatakan program tersebut bertujuan menekan angka stunting dan memastikan anak-anak memperoleh asupan gizi yang cukup.

Menurutnya, bila program berjalan tepat sasaran, dampaknya tidak hanya pada kesehatan, tetapi juga pada pertumbuhan ekonomi masyarakat. Ia mencontohkan kebutuhan beras, daging ayam, sayur, dan buah berpotensi meningkat dan ikut berputar di desa.

Ibas juga menyinggung dukungan terhadap sektor pertanian sebagai penopang utama ekonomi desa. Ia menyebut Koperasi Merah Putih dapat membantu distribusi kebutuhan petani, termasuk pupuk, agar lebih mudah diakses oleh kelompok tani.

Selain itu, ia mendorong penguatan infrastruktur pertanian, terutama sistem irigasi. Ibas menilai ketersediaan air menjadi faktor kunci untuk meningkatkan produktivitas pertanian, serta menyampaikan dorongan perbaikan saluran irigasi dan dukungan penggunaan alat pertanian yang lebih modern agar hasil pertanian lebih optimal.