Festival kuliner bertema Thailand, Sunthai Streetfood, digelar di area parkir outdoor Bravo Supermarket, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Kegiatan yang diselenggarakan Extra Ordinary Production (XO Production) ini berlangsung selama 10 hari, mulai 16 hingga 25 Oktober 2026, dengan jam operasional pukul 10.00–22.00 WIB.
Selain menjadi tempat berburu makanan dan minuman bercita rasa Thailand, festival ini juga membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperkenalkan produk sekaligus menambah penghasilan.
Berdasarkan informasi yang dibagikan melalui akun Instagram XO Production, Sunthai Streetfood menghadirkan puluhan tenant makanan dan minuman. Pengunjung juga dapat menikmati wahana permainan serta hiburan musik secara langsung.
Kehadiran festival tersebut dinilai memberi ruang bagi pedagang untuk menjangkau konsumen yang lebih luas, terutama masyarakat yang ingin mencoba beragam kuliner khas Thailand tanpa harus bepergian ke luar negeri.
Salah satu pedagang yang ikut meramaikan acara adalah Mega Apriliani. Ia menjajakan mango sticky rice, hidangan penutup khas Thailand yang juga dikenal sebagai khao niao mamuang, berupa ketan yang disajikan bersama potongan mangga dan santan.
Mega mengatakan, menu itu tergolong baru dalam usaha yang dijalankannya. Ia memilih menyesuaikan dagangannya dengan konsep festival agar lebih menarik perhatian pengunjung. “Saya ganti menu ini baru sekitar dua kali event, kan ini temanya Thailand jadi menyesuaikan,” ujarnya.
Menurut Mega, salah satu kelebihan mengikuti kegiatan yang diselenggarakan XO Production adalah lokasi festival yang berpindah dari satu kota ke kota lainnya. Konsep tersebut memungkinkan pedagang memperkenalkan produk ke konsumen di berbagai daerah sekaligus melihat respons masyarakat terhadap menu yang ditawarkan.
Manfaat serupa diakui Tamam Febrian Julvian, yang akrab disapa Tamam. Ia bekerja di salah satu tenant minuman yang menyediakan longan tea, teh poci dengan berbagai varian rasa, serta alpukat kocok.
Meski baru sekitar tiga bulan bekerja, Tamam mengaku sudah mengikuti rangkaian Sunthai Streetfood di beberapa daerah. “Saya termasuk karyawan baru kurang lebih tiga bulan kerja, dan udah ikut event Sunthai Streetfood ini di empat kota, yaitu Madura, Bojonegoro, Tuban, dan Jombang,” katanya.
Tamam menilai festival kuliner dapat menjadi tempat mencari penghasilan, baik bagi pemilik usaha maupun pekerja yang terlibat. Ia mengakui jumlah pembeli tidak selalu stabil setiap hari, namun aktivitas perdagangan tetap berjalan. “UMKM yang jualan di sini itu pasti ada yang beli, selalu ada, meskipun gak stabil tapi ada terus, ya lumayanlah,” ungkapnya.
Ia juga berharap Sunthai Streetfood terus diselenggarakan dan menjangkau lebih banyak daerah. Tamam menginginkan area festival dapat diperluas agar semakin banyak pedagang memperoleh kesempatan berpartisipasi, mengingat ada pihak yang menggantungkan penghasilan dari kegiatan tersebut.
Di Jombang, Sunthai Streetfood tidak hanya menawarkan pengalaman menikmati kuliner khas Thailand, tetapi juga menghadirkan aktivitas ekonomi yang membuka peluang bagi pedagang kecil untuk terus mengembangkan usahanya.