Jakarta—Aksi demonstrasi buruh yang tergabung dalam Aliansi Federasi Serikat Pekerja/Serikat Buruh se-Jakarta bersama sejumlah elemen massa digelar di kawasan Silang Selatan Monas, Jakarta Pusat, Senin (17/11/2025).
Untuk pengamanan, sebanyak 1.963 personel gabungan dikerahkan. Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menyatakan petugas di lapangan tidak menggunakan senjata api dan mengedepankan pendekatan yang humanis serta profesional.
Kepolisian mengimbau massa aksi menjaga ketertiban selama unjuk rasa berlangsung. Para orator juga diminta menyampaikan tuntutan secara bijak dan tidak provokatif. Selain itu, peserta aksi diingatkan agar tidak melempari petugas, tidak membakar ban bekas, serta tidak merusak fasilitas umum demi menjaga situasi tetap kondusif.
Polisi turut mengingatkan peserta agar tidak mudah terpancing provokasi. Seiring potensi gangguan lalu lintas di sekitar lokasi, kepolisian menyiapkan rekayasa arus lalu lintas sesuai perkembangan situasi di lapangan dan mengimbau warga yang tidak berkepentingan untuk menghindari kawasan Monas.
Sebelumnya, sejumlah aksi unjuk rasa juga tercatat berlangsung di Jakarta Pusat pada beberapa tanggal lain dengan pengamanan personel gabungan, di antaranya pada 3 November 2025 (dua lokasi, 1.075 personel), 27 Oktober 2025 (tiga aksi, 1.610 personel), 7 Oktober 2025 (Silang Selatan Monas, 1.898 personel), 3 Oktober 2025 (tiga titik), 2 Oktober 2025 (tiga titik, 1.531 personel), serta 30 September 2025 (tiga titik, 5.240 personel). Dalam berbagai kesempatan tersebut, kepolisian menyatakan pengamanan dilakukan secara persuasif dan mengimbau aksi berlangsung tertib tanpa perusakan fasilitas umum.

