BERITA TERKINI
Cara Praktis Mencuci Kain Pel Agar Putih Kembali Tanpa Disikat, Cukup Tambah Garam

Cara Praktis Mencuci Kain Pel Agar Putih Kembali Tanpa Disikat, Cukup Tambah Garam

Menjaga lantai tetap bersih tidak cukup hanya dengan mengepel setiap hari. Kondisi kain pel yang digunakan juga perlu diperhatikan karena kain pel yang kotor dapat membuat lantai menjadi licin dan menimbulkan bau saat digunakan.

Karena itu, kain pel disarankan dicuci secara rutin, tidak hanya setelah dipakai, tetapi juga dibersihkan lebih menyeluruh (deep clean) minimal seminggu sekali. Langkah ini dilakukan untuk mencegah penumpukan bakteri yang bisa membuat kain pel berbau.

Namun, kebiasaan mencuci kain pel masih kerap diabaikan. Akibatnya, kain pel yang awalnya berwarna putih dapat berubah kusam, dekil, bahkan menghitam. Jika terus dipakai, kain pel dalam kondisi demikian dikhawatirkan justru menyebarkan bakteri ke lantai rumah.

Sebuah cara praktis untuk membersihkan kain pel yang menghitam dibagikan pemilik akun TikTok @rumah.awjourney. Dalam videonya, ia mengaku menggunakan bahan sederhana yang tersedia di rumah, yakni detergen dan cairan pemutih, serta satu bahan dapur tambahan berupa garam.

Menurut penjelasan dalam unggahan tersebut, garam membantu mengangkat bakteri sekaligus noda pada kain pel karena memiliki sifat abrasif yang cukup kuat. Prosesnya dimulai dengan menyiapkan ember, lalu memasukkan detergen. Dalam video, digunakan laundry ball detergen yang sudah mengandung pewangi. Jika tidak ada, pewangi atau pelembut dapat ditambahkan pada tahap akhir pencucian agar kain pel tidak berbau amis.

Setelah itu, pemutih dituangkan secukupnya ke dalam ember, diikuti air, lalu kain pel dimasukkan dan ditekan-tekan agar terendam sempurna. Air panas kemudian ditambahkan hingga suhu air menjadi lebih hangat. Penggunaan air panas disebut membantu memaksimalkan kerja detergen dan pemutih untuk merontokkan noda.

Langkah berikutnya, garam ditambahkan dan campuran diaduk menggunakan kain pel hingga larut. Kain pel kemudian direndam selama beberapa jam. Disebutkan, semakin lama direndam, hasilnya akan semakin bersih.

Setelah perendaman, air biasanya menjadi keruh dan berubah kecokelatan sebagai tanda kotoran telah luruh. Kain pel kemudian diangkat dan dibilas di bawah air mengalir, lalu dijemur hingga kering. Setelah kering, kain pel tampak lebih bersih dan putih, sehingga dapat digunakan kembali untuk mengepel lantai.