Mengkudu (Morinda citrifolia) dikenal luas di Indonesia sebagai tanaman yang kerap dimanfaatkan masyarakat karena kandungan antioksidan, vitamin, dan mineral. Buah dengan penampilan khas ini sering digunakan tidak hanya sebagai obat tradisional, tetapi juga untuk membantu menjaga daya tahan tubuh.
Dalam praktiknya, mengkudu juga kerap dikonsumsi untuk membantu menurunkan kadar gula darah, kolesterol, asam urat, hingga tekanan darah tinggi. Meski rasanya cenderung pahit, sebagian orang tetap memilih mengkonsumsinya karena dianggap memiliki beragam khasiat.
Salah satu cara konsumsi yang umum dilakukan adalah meminum air rebusan mengkudu. Berikut langkah-langkah sederhana merebus mengkudu agar dapat dikonsumsi.
1. Siapkan bahan
Bahan yang digunakan meliputi dua buah mengkudu matang, 400 ml air, serta satu sendok makan madu untuk membantu mengurangi rasa pahit.
2. Bersihkan buah mengkudu
Cuci mengkudu di bawah air mengalir hingga bersih dari kotoran. Pastikan buah yang digunakan matang dan tidak terlalu lunak.
3. Rebus mengkudu
Iris buah mengkudu, lalu rebus dalam air mendidih selama sekitar 10 menit. Setelah itu, angkat dan saring air rebusannya.
4. Tambahkan madu
Campurkan satu sendok makan madu, atau sesuai selera, ke dalam air rebusan yang telah disaring. Air rebusan mengkudu kemudian siap diminum.
Selain buahnya, daun mengkudu juga disebut memiliki sejumlah manfaat. Dalam data yang dirangkum, daun mengkudu dikaitkan dengan upaya mengurangi risiko kanker dan penyakit jantung, memperlambat penuaan, meningkatkan sistem imun, membantu penyembuhan luka, menurunkan berat badan, mencegah penyakit kronis, serta mencegah TBC.
Terkait frekuensi konsumsi, disebutkan minum air rebusan daun mengkudu dapat dilakukan dua kali sehari selama tiga hari, kemudian disesuaikan dengan kondisi. Sementara itu, untuk konsumsi dalam bentuk jus bagi usia di atas 16 tahun, disebutkan takaran 25 ml dua kali sehari, diminum sebelum makan pagi dan sebelum makan malam.
Adapun mengenai kaitannya dengan masalah lambung, sejumlah penelitian disebut menunjukkan manfaat pace atau mengkudu untuk membantu mengatasi radang lambung dan meningkatkan jumlah bakteri baik, sehingga berpotensi mencegah infeksi bakteri Helicobacter pylori yang kerap memicu gangguan lambung.

