BERITA TERKINI
Cara Mengurangi Rasa Pahit Pare Tanpa Garam: Ditumis Singkat dengan Minyak

Cara Mengurangi Rasa Pahit Pare Tanpa Garam: Ditumis Singkat dengan Minyak

Pare kerap diolah menjadi sayur dan disantap bersama nasi hangat. Namun, rasa pahit khasnya membuat sebagian orang enggan mengonsumsinya. Rasa pahit pada pare diketahui berasal dari senyawa alkaloid momordisin yang terdapat pada buah dan daunnya.

Beragam cara biasa dilakukan untuk mengurangi pahit pare, mulai dari merendamnya dengan garam hingga merebusnya dengan campuran bahan tertentu. Seorang pengguna TikTok dengan akun @bunpaokitchen membagikan cara lain yang disebut dapat mengurangi rasa pahit tanpa perlu merebus atau meremas pare dengan garam.

Langkah pertama, pare disiapkan dengan cara dibersihkan, dipotong sesuai selera, lalu bagian dalamnya dikeruk. Dalam video yang dibagikan, pare diiris tipis karena akan diolah menjadi tumisan.

Berikutnya, siapkan panci dan tuangkan minyak goreng secukupnya, lalu ratakan hingga melapisi permukaan panci. Setelah api kompor dinyalakan dan minyak panas, masukkan pare yang sudah dibersihkan dan diiris.

Pare kemudian ditumis hingga layu. Selama proses ini, pare perlu terus diaduk menggunakan spatula agar pemanasan merata. Setelah layu—tanpa harus dibuat terlalu lembek—pare diangkat dan disisihkan sementara.

Pare yang sudah melalui tahap ini dapat diolah kembali sesuai menu yang diinginkan. Jika ingin ditumis, pengguna tersebut menyarankan memakai wajan yang sama: tambahkan minyak goreng, tumis bumbu, lalu masukkan pare yang telah ditumis sebelumnya. Menurut @bunpaokitchen, metode ini kerap ia gunakan karena dinilai efektif mengurangi rasa pahit pare.

Selain teknik menumis singkat, ada juga cara lain yang disebut dapat membantu mengatasi pahit pare, yakni dengan merebus potongan pare bersama campuran cuka, garam, dan gula dengan perbandingan masing-masing dua sendok. Perebusan disarankan dilakukan sebentar agar nutrisinya tetap terjaga.

Dalam penjelasan lain, rasa pahit pare dikaitkan dengan senyawa alkaloid momordisin yang termasuk kelompok cucurbitacin. Sementara itu, air rebusan pare disebut mengandung antimikroba dan antioksidan, serta dikaitkan dengan sejumlah kegunaan seperti membantu mengatasi masalah kulit, memurnikan darah, mengeluarkan racun dalam darah, dan meningkatkan sirkulasi darah.

Meski pare disebut memiliki sejumlah manfaat, konsumsi berlebihan tidak disarankan karena dapat menimbulkan efek samping. Karena itu, pare sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah wajar.