BERITA TERKINI
BTN Dukung WIG Culinary Festival 2026 untuk Perluas Layanan Ritel lewat Ekosistem Kuliner

BTN Dukung WIG Culinary Festival 2026 untuk Perluas Layanan Ritel lewat Ekosistem Kuliner

Kekayaan gastronomi Indonesia dinilai membuka peluang pengembangan pariwisata sekaligus memperluas pasar pelaku usaha kuliner. Peluang tersebut menjadi salah satu sasaran penyelenggaraan Wonderful Indonesia Gastronomy (WIG) Culinary Festival 2026 yang digelar pada 7 Oktober–1 November 2026 di 32 pusat perbelanjaan.

Festival yang diselenggarakan bersama Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) ini menjangkau sejumlah kota, di antaranya Jakarta, Bandung, Denpasar, Solo, Yogyakarta, Pontianak, dan Palembang. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) turut mendukung kegiatan tersebut sebagai Main Bank Partner.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan pengembangan gastronomi perlu diiringi perluasan akses pasar bagi pelaku usaha, sekaligus memperkenalkan kekayaan kuliner Indonesia. Melalui WIG, pemerintah berupaya menghubungkan promosi kuliner dengan destinasi wisata, pusat perbelanjaan, serta aktivitas ekonomi masyarakat.

Menurut Widiyanti, kolaborasi lintas sektor diharapkan dapat meningkatkan kunjungan ke pusat perbelanjaan, mendorong transaksi di gerai makanan dan minuman, serta membuka peluang usaha bagi pelaku kuliner. Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan penyediaan makanan dan minuman pada 2025 menghasilkan produk domestik bruto (PDB) sekitar Rp503,5 triliun atau berkontribusi 2,7% terhadap total PDB nasional. Potensi tersebut, kata dia, menunjukkan peran sektor kuliner sebagai penggerak ekonomi sekaligus pendukung pariwisata.

Plt. Deputi Bidang Pengembangan dan Penyelenggaraan Kegiatan Kementerian Pariwisata Hafiz Agung Rifai menambahkan, gastronomi merupakan salah satu kekayaan budaya yang dapat memperkuat daya tarik destinasi. Melalui festival ini, kementerian ingin memperkenalkan potensi tersebut secara lebih luas serta meningkatkan minat wisatawan Nusantara untuk menjelajahi destinasi dalam negeri.

Sementara itu, Pendiri sekaligus Ketua Indonesia Gastronomy Network, Vita Datau, menyoroti keterkaitan gastronomi dengan identitas budaya. Ia menyebut setiap hidangan menyimpan cerita mengenai asal-usul bahan pangan, teknik pengolahan, serta tradisi dan pengetahuan yang diwariskan lintas generasi.

WIG Culinary Festival 2026 mengusung tema From Local Roots to Global Recognition dan melanjutkan rangkaian WIG 2026 yang sebelumnya berlangsung di Solo dan Yogyakarta pada 26 September–4 Oktober 2026. Pembukaan di Kota Kasablanka, Jakarta, turut menghadirkan Festival Kuliner D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang mengangkat kuliner Semarang dan kawasan Joglosemar.

Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja menilai pusat perbelanjaan memiliki posisi strategis untuk mendekatkan pengalaman kuliner kepada masyarakat. Ia juga menyebut kegiatan ini memberi kesempatan kepada para penyewa gerai makanan dan minuman untuk menjangkau lebih banyak konsumen.

Dari sisi perbankan, BTN menyatakan keterlibatannya dalam festival tersebut merupakan bagian dari strategi memperluas bisnis di luar pembiayaan perumahan. Direktur Network & Retail Funding BTN Rully Setiawan mengatakan perseroan ingin melengkapi kebutuhan masyarakat yang mencakup sandang, pangan, dan papan, termasuk melalui layanan perbankan untuk transaksi sehari-hari.

Rully melihat gastronomi sebagai bidang yang mencakup seni, budaya, sejarah, teknik pengolahan, hingga pengalaman menikmati hidangan. Keragaman kuliner antardaerah dinilai menjadi potensi yang ingin didukung BTN, terutama melalui layanan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dukungan BTN meliputi akses layanan perbankan, transaksi digital, promosi, hingga pembiayaan bagi pelaku usaha yang membutuhkan. BTN berharap layanan tersebut dapat membantu UMKM kuliner meningkatkan kapasitas bisnis dan memperluas pasar.

Selama festival berlangsung, BTN menghadirkan program cashback 30% serta fasilitas pembayaran nontunai melalui QRIS dan aplikasi balé by BTN. Fasilitas itu ditujukan untuk memudahkan konsumen bertransaksi sekaligus membantu pelaku usaha menyesuaikan layanan pembayaran dengan kebiasaan pelanggan.

Melalui keterlibatan dalam WIG Culinary Festival 2026, BTN membidik perluasan penggunaan layanan perbankan ritel dengan menghubungkan kebutuhan transaksi konsumen dan layanan keuangan bagi pelaku usaha kuliner.