Blitar — Bawang putih selama ini dikenal sebagai bumbu dapur yang kerap digunakan untuk memperkaya rasa masakan. Namun, di tengah masyarakat, bahan pangan ini juga dimanfaatkan karena dinilai memiliki sejumlah manfaat kesehatan.
Salah satu kandungan bawang putih yang banyak disebut adalah allicin. Senyawa ini dikenal memiliki sifat antibakteri, antiviral, dan antijamur, sehingga dianggap membantu tubuh melawan berbagai infeksi.
Selain itu, konsumsi bawang putih secara teratur juga dinilai dapat membantu menurunkan tekanan darah serta kolesterol. Sejumlah penelitian turut menunjukkan bawang putih berpotensi meningkatkan daya tahan tubuh, terutama pada musim hujan ketika risiko penyakit meningkat.
Di Blitar, penggunaan bawang putih sebagai ramuan tradisional masih banyak dijumpai. Sebagian warga mengolahnya dengan cara dicampur madu atau diseduh menggunakan air hangat untuk menjaga stamina.
Sugeng (38), salah satu warga, mengaku rutin mengonsumsi bawang putih dan merasakan manfaatnya. “Kalau mulai terasa tidak enak badan, saya langsung makan bawang putih mentah dicampur madu. Biasanya dalam sehari badan sudah terasa lebih enak,” ujarnya.
Seiring waktu, bawang putih semakin digemari bukan hanya sebagai penambah cita rasa, tetapi juga sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan yang dilakukan masyarakat.

