BERITA TERKINI
Ampas Kopi Disebut Efektif Kurangi Bau Kulkas, Ini Cara Kerja dan Tips Pemakaiannya

Ampas Kopi Disebut Efektif Kurangi Bau Kulkas, Ini Cara Kerja dan Tips Pemakaiannya

Menyimpan ampas kopi di dalam kulkas kerap dianggap kebiasaan yang tidak biasa. Namun, cara ini banyak dipraktikkan pemilik rumah hingga pembersih profesional sebagai metode alami untuk mengurangi bau tak sedap di dalam kulkas.

Ampas kopi dipercaya mampu menyerap aroma tidak sedap dari sisa makanan, ikan, atau bahan dapur lainnya. Trik ini juga sering disebut sebagai “cleaning hack” yang murah dan mudah karena memanfaatkan limbah dapur. Sejumlah pembersih profesional menilai ampas kopi memang bisa dicoba sebagai penghilang bau alami, dengan catatan digunakan secara tepat.

Menurut Sofia Martinez, pakar kebersihan sekaligus pendiri dan CEO Sparkly Maid Austin, ampas kopi efektif menyerap kelembapan dan menangkap bau karena teksturnya yang berpori. Pori-pori kecil pada ampas kopi berfungsi seperti penyerap alami yang menjebak aroma tidak sedap. Ia menekankan, ampas kopi bukan sekadar menutupi bau dengan aroma baru, melainkan menyerapnya. Metode ini juga dinilai lebih ramah lingkungan dan aman karena tidak memerlukan produk kimia atau semprotan pewangi buatan.

Armando Calderon, pemilik Joy's Cleaning Services, menjelaskan bahwa ampas kopi dapat bekerja efektif di dalam kulkas karena sifat alaminya yang mudah menyerap serta kandungan nitrogen. Menurutnya, nitrogen membantu menetralkan molekul bau, bukan hanya menutupinya seperti pewangi biasa. Selain itu, ampas kopi memiliki aroma earthy yang lembut sehingga dapat memberi kesan kulkas lebih segar sambil tetap membantu menghilangkan bau tak sedap.

Agar hasilnya lebih maksimal, ada beberapa langkah yang disarankan saat menggunakan ampas kopi di kulkas. Pertama, pastikan ampas kopi benar-benar kering sebelum dimasukkan. Calderon mengingatkan, ampas yang masih basah berisiko menimbulkan jamur dan justru memunculkan masalah baru.

Kedua, Martinez menyarankan ampas kopi diratakan di atas tisu dapur atau kertas penyerap untuk membantu menarik sisa kelembapan sehingga ampas dapat kering lebih sempurna sebelum digunakan.

Ketiga, untuk penempatan, ampas kopi bisa ditaruh dalam wadah kecil terbuka atau mangkuk dangkal, lalu diletakkan di bagian belakang kulkas agar tidak mudah tersenggol dan tetap mendapat sirkulasi udara. Jika ukuran kulkas besar atau bau cukup kuat, ampas kopi dapat ditempatkan dalam beberapa wadah kecil di rak berbeda agar penyerapannya lebih merata.

Keempat, ampas kopi perlu diganti secara berkala, sekitar setiap dua hingga tiga minggu. Jika bau tak sedap kembali tercium sebelum rentang waktu tersebut, ampas disarankan segera diganti dengan yang baru.